Redaksi88.com - Banjir tengah melanda berbagai wilayah di Provinsi DKI Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa genangan yang terjadi di sejumlah titik saat ini disebabkan oleh air kiriman dari wilayah hulu.
Di sisi lain, ia memastikan bahwa curah hujan di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir memiliki intensitas yang cukup rendah, sehingga bukan menjadi faktor utama penyebab banjir.
Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Terendam Banjir, Listrik Padam hingga Pasien ICU Dievakuasi
"Banjir yang terjadi di Jakarta sekarang ini boleh dikatakan mayoritas hampir 90 persen lebih adalah kiriman," tegas Pramono kepada awak media di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 Maret 2025.
"Karena curah hujan di Jakarta sendiri cukup rendah," lanjutnya.
Pramono juga menyebut pihaknya telah meminta BNPB untuk melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC). Gubernur DKI itu ingin permasalahan banjir segera selesai.
"Kita akan melakukan modifikasi cuaca untuk perkiraan lima hari ke depan," tuturnya.
Baca Juga: Free Fire Beta Testing Apk Beredar, Garena Kasih Link Resmi yang Aman, Cek Disini!
"Tapi kita akan lihat. Hari ini BNPB sudah melakukan OMC dan kita mungkin besok atau paling lambat hari Kamis kita akan melakukan modifikasi cuaca," tambahnya.
Di sisi lain, Pramono mengklaim pihaknya tidak ingin menyalahkan siapa pun terkait insiden banjir yang menggenangi DKI Jakarta.
"Kami tidak mau menyalahkan siapapun. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah Jakarta untuk mengatasi itu," tegasnya.
Berkaca dari hal itu, Pemprov DKI juga dikabarkan akan mengaktifkan Kampung Siaga Bencana.