Redaksi88.com - Banjir yang menggenangi berbagai wilayah di DKI Jakarta mendorong Gubernur Pramono Anung turun langsung meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 Maret 2025.
Dalam kunjungannya, Pramono mengecek data terkait sistem aliran Kali Ciliwung yang saat ini meluap dan menyebabkan banjir di sejumlah daerah di Jakarta.
Baca Juga: RSUD Kota Bekasi Terendam Banjir, Listrik Padam hingga Pasien ICU Dievakuasi
Ia juga sempat berdiskusi dengan Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, sebelum kemudian memeriksa tinggi muka air di Pintu Air Manggarai.
Berdasarkan data yang disampaikan Dinas SDA Jakarta, pada Selasa, 4 Maret 2025, sekitar pukul 16.20 WIB, tinggi permukaan air di lokasi tersebut mencapai 850 sentimeter atau 8,5 meter.
Banyak juga tumpukan sampah yang tertahan di pintu air tersebut.
Menyoroti hal itu, Pramono mengklaim kini banjir di DKI Jakarta memasuki siaga 2.
"Seperti kita ketahui bersama, permukaan air di Manggarai ini sudah naik," tutur Pramono kepada awak media di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 Maret 2025.
"Artinya Jakarta ini sudah siaga dua. Maka dari itu, kami ingin mengecek," lanjutnya.
Berdasarkan catatan BPBD Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2025 per pukul 12.00 WIB, banjir di DKI Jakarta meluas hingga ke 105 titik rukun tetangga (RT).
Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi dan meluapnya air Kali Ciliwung, Pesanggrahan, dan Krukut.
BPBD Jakarta mencatat titik banjir itu tersebar di Jakarta Barat (12 RT), di Jakarta Selatan (46 RT), dan di Jakarta Timur (47 RT).***