Redaksi88.com – Kasus pemukulan terhadap seorang nenek yang diduga mencuri lima kilogram bawang di Pasar Mangu, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus menyita perhatian publik.
Peristiwa yang viral di media sosial ini mengungkap alasan di balik aksi pencurian yang dilakukan perempuan berinisial S (67) asal Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.
Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, menjelaskan bahwa korban mencuri bawang putih karena terdesak kebutuhan hidup.
Baca Juga: Jan Hwa Diana Pemilik CV Sentoso Seal Ditahan Terkait Dugaan Perusakan Mobil Seorang Kontraktor
"Si ibu sudah cukup tua, dan didorong kebutuhan hidup, kondisi ekonominya pas-pasan. Dan ibu ini punya utang di mana-mana sehingga ibu ini melakukan pencurian bawang tersebut," kata Rosyid dalam keterangannya, Kamis (8/5/2025).
S diketahui berprofesi sebagai pedagang sayur dan gorengan keliling. Ia tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai montir bengkel.
Namun, penghasilan mereka berdua masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi korban juga terjerat utang.
Baca Juga: Adik Ipar Jokowi Serahkan Ijazah Asli ke Bareskrim Polri
"Jadi didorong motivasi untuk membayar utang akhirnya melakukan pencurian," ujar Kapolres.
Peristiwa ini memicu keprihatinan Kapolres, yang berharap kejadian serupa dapat dideteksi lebih dini oleh masyarakat dan aparat setempat.
"Ini menjadi keprihatinan kita bersama, mudah-mudahan apa yang terjadi di masyarakat ini (pencurian karena desakan ekonomi) dapat dideteksi dini oleh tokoh masyarakat, Aparatur untuk memberikan perhatian khusus," tambahnya.
Baca Juga: Bupati ASA: Sentra IKM Olahan Ikan Harus Jadi Pusat Produktivitas Masyarakat
Rosyid juga menyayangkan aksi main hakim sendiri yang terjadi dalam kasus ini. "Serahkan kepada aparat yang berwenang, nanti akan kita tindak lanjuti. Karena ini merupakan contoh buruk jika masyarakat main hakim sendiri," tegasnya.
Kejadian bermula ketika S melihat 5 kilogram bawang putih di Pasar Mangu dan nekat mencurinya.