nasional

Tanggapi Sindiran Gubernur Konten, Dedi Mulyadi: Lebih Baik Disebut Gubernur Konten daripada Jadi Kepala Daerah yang Molor!

Rabu, 21 Mei 2025 | 14:00 WIB
Gubernur atau Kepala Daerah Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi. (Instagram.com / @dedimulyadi71)

Redaksi88.com – Sosok Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tengah ramai diperbincangkan publik karena sering dijuluki sebagai 'gubernur konten'. 

Julukan tersebut muncul karena pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM ini kerap membagikan aktivitas sehari-harinya melalui laman media sosial pribadinya.

Terkini, dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2025 yang digelar di Gedung Sate, Bandung, pada Selasa, 20 Mei 2025, Dedi kembali menyinggung soal julukan tersebut saat memberikan uang senilai Rp25 juta kepada para siswa yang bertugas sebagai pengibar bendera.

Baca Juga: Prabowo Tunjuk Bimo Wijayanto Jadi Dirjen Pajak Baru Gantikan Suryo Utomo, Ini Profil dan Riwayat Pendidikannya

“Saya kasih bonus untuk petugas upacara Rp25 juta untuk dibawa pulang ke rumahnya masing-masing,” ujar Dedi dalam pidatonya di hadapan para siswa.

Dalam kesempatan itu, Dedi turut menanggapi sindiran terkait sebutan 'gubernur konten' yang kerap dialamatkan padanya. 

Ia menyebut, banyak yang mempertanyakan sumber dana yang ia gunakan untuk membantu warga.

Baca Juga: Apa Itu Stroke Hemoragik? Pendarahan Otak yang Bisa Mengancam Jiwa, Ketahui Penyebab dan Gejalanya

“Saya selalu ditanya, duitnya dari mana?, ngonten!,” tegasnya.

Dedi pun menyatakan dirinya tidak ambil pusing dengan sebutan tersebut. Ia bahkan menilai lebih baik dijuluki sebagai gubernur konten yang bisa membantu masyarakat, ketimbang menjadi kepala daerah yang molor atau sebutan orang yang sering tidur.

“Disebut gubernur konten, lebih baik jadi gubernur konten punya duit diberikan kepada rakyat, ketimbang jadi kepala daerah yang molor,” terang Dedi.

Baca Juga: Lesti Kejora Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Begini Kronologi dan Ancaman Hukumannya

“Daripada gubernur yang tidur, gubernur protokoler, gubernur ingin dihargai, gubernur menghabiskan anggaran jalan-jalan ke luar negeri, teu hayang teuing aing (tidak mau saya),” tandasnya.***

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB