REDAKSI88.com – Jaringan Mitra Promedia menuntut Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), untuk memecat Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR RI. Kedua legislator tersebut dinilai tidak menunjukkan empati terhadap rakyat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
CEO Promedia, Agus Sulistriyono, menegaskan bahwa tindakan tegas diperlukan agar publik melihat keberpihakan PAN pada rakyat.
“Ketum PAN harus memecat anggota legislatif yang tidak berempati pada rakyat, seperti Eko Patrio dan Uya Kuya. Pemecatan keduanya bisa menenangkan massa yang tersulut emosi,” ujarnya pada Sabtu (30/08/2025).
Baca Juga: BPH Migas Cari Ketua dan Anggota Baru, DPR Seleksi 18 Nama Usulan Prabowo
Permintaan Maaf Eko Patrio dan Uya Kuya
Sebelumnya, Eko Patrio menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram @ekopatriosuper yang ditemani Pasha Ungu.
Ia menulis, “Bismillahirahmanirahim, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia. Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi saya, dan saya berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik,” kata dia.
Baca Juga: BBM SPBU Swasta Masih Langka Meski Kuota Impor Naik 10 Persen, Bahlil: Silakan Beli di Pertamina
Bahkan, Uya Kuya juga menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram @king_uyakuya.
“Dengan segala kerendahan hati, saya minta maaf kepada masyarakat Indonesia dan memohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Saya berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih berhati-hati dalam bersikap,” tulisnya.
Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa, Buruh, dan Driver Ojol
Aksi unjuk rasa dari mahasiswa, buruh, dan masyarakat, termasuk driver ojol, meluas ke sejumlah wilayah di Indonesia.
Demonstrasi dipicu insiden tragis seorang driver ojol bernama Affan Kurniawan yang ditabrak dan dilindas anggota Brimob saat aksi pada Kamis (28/8/2025).
Baca Juga: Dorong Pemerataan, Ekonomi Desa di Kawasan Timur Jadi Prioritas Pembangunan
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita kepada keluarga Affan Kurniawan.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sedih atas peristiwa ini,” ujar Prabowo melalui video pada Jumat (29/8).