Didampingi istrinya, politisi PDI Perjuangan itu menegaskan tidak bermaksud melecehkan masyarakat Gorontalo dan siap menanggung konsekuensi atas perbuatannya.
“Apa pun yang saya lakukan di video itu saya akui salah dan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik. Atas kejadian ini saya mohon maaf beribu-ribu maaf kepada seluruh rakyat Gorontalo,” ucap Wahyudin.***