“Kalau itu (restrukturisasi keuangan KCJB) sudah selesai, barulah kita secara bersamaan juga mengembangkan kereta cepat untuk jalur-jalur berikutnya,” tutur putra dari Presiden RI ke-6 itu.
“Termasuk beberapa saat yang lalu Pak Presiden menyampaikan, kenapa tidak Jakarta-Surabaya, bahkan sampai dengan Banyuwangi,” imbuh AHY.
Rencana tersebut menjadi bagian dari visi besar pemerintah dalam membangun konektivitas antarkota di Pulau Jawa.
Baca Juga: Soroti Hubungan Jokowi dan Prabowo, Ray Rangkuti Sebut Ada Keretakan tapi Tak Terputus
Jalur cepat ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas manusia dan barang, serta meningkatkan produktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.
Proyek KCJB telah menjadi sorotan publik karena membengkaknya biaya pembangunan dan beban keuangan yang ditanggung konsorsium pelaksana.
Pemerintah kini berupaya mencari formula terbaik agar proyek ini tetap beroperasi optimal tanpa menambah beban keuangan negara secara berlebihan.***