Upaya ini dimaksudkan agar militer tidak hanya berperan dalam pertahanan negara, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan lintas wilayah dan lintas negara.
“TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan, tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tetapi seandainya ada peristiwa kemanusiaan di mana-mana kita juga bisa hadir,” ujarnya.
Prabowo menilai peningkatan kapasitas kesehatan militer serta kesiapan logistik menjadi bagian penting dari diplomasi kemanusiaan Indonesia.
Mantan menteri pertahanan itu mencontohkan bahwa saat ini masih terdapat tim medis Indonesia yang bertugas di Gaza bekerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA).
“Kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia, kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan. Kita sekarang masih ada tim kesehatan di Gaza bersama UAE Emirates,” pungkasnya.***