REDAKSI88.com – Kebijakan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Ferry Juliantono, untuk tetap menyalurkan armada truk dan pikap yang telah diimpor dari India mendapat apresiasi positif.
Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis untuk memodernisasi operasional koperasi di seluruh pelosok Indonesia.
Pengamat muda koperasi, Imam Faturrohmin, memberikan dukungan penuh terhadap keputusan tersebut.
Menurutnya, pendistribusian kendaraan operasional ini akan menjadi katalisator penting dalam meningkatkan konektivitas antara wilayah perdesaan dan perkotaan.
Baca Juga: Atasi Darurat Sampah, Pemerintah Percepat Pembangunan Fasilitas PSEL di Banten dan Jawa Tengah
"Langkah pemerintah untuk mendistribusikan truk, pikap, dan sepeda motor kepada koperasi sangat strategis. Ini akan memperlancar arus distribusi barang, baik dari desa ke luar maupun dari luar ke desa," ujar Imam Faturrohmin dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
Imam menambahkan bahwa ketersediaan sarana transportasi yang memadai akan memudahkan koperasi di daerah terpencil untuk mengakses pasar secara lebih efisien.
Hal ini diyakini dapat meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif dan UMKM yang selama ini terkendala masalah logistik.
Kebijakan ini merupakan bagian dari program Koperasi Merah Putih (KMP) yang berfokus pada modernisasi layanan.
Dengan armada yang andal, sektor-sektor krusial seperti pertanian dan perikanan diharapkan dapat memangkas biaya distribusi dan meningkatkan kualitas layanan kepada anggota koperasi.
"Pemanfaatan alat transportasi yang efisien dan tepat guna akan mendukung pengembangan koperasi di berbagai sektor yang selama ini membutuhkan alat transportasi handal untuk mendistribusikan produk mereka," pungkasnya.
Imam berharap pemerintah terus menelurkan inovasi holistik lainnya guna mendukung keberlanjutan usaha mikro di Indonesia, sehingga sektor koperasi benar-benar mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional.***