REDAKSI88.com – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya satu personel TNI yang bertugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Insiden tragis ini terjadi akibat eskalasi konflik antara militer Israel dan Hizbullah di markas UNIFIL, Lebanon Selatan, pada Minggu (29/3/2026).
Prajurit yang gugur dalam tugas tersebut diidentifikasi sebagai Praka Farizal Ramadan. Selain korban jiwa, tiga prajurit TNI lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Baca Juga: Alarm Waspada Campak: Viral Tangis Pilu Ibu Kehilangan Bayi 3 Bulan hingga Instruksi Siaga Kemenkes
Berdasarkan laporan Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Narsullah, ketiga prajurit tersebut adalah Praka Rico Pramudia dengan kondisi luka berat dan saat ini dalam kondisi koma.
Selain itu, Praka Bayu Prakoso mengalami luka ringan serta Praka Arif Kurniawan juga mengalami luka ringan. Namun, ketiga prajurit yang terluka telah mendapatkan penanganan medis intensif.
Terpisah, Menlu Sugiono menyampaikan belasungkawa di sela kunjungan kerjanya bersama Presiden Prabowo di Jepang pada Senin (30/3/2026).
Ia menegaskan bahwa Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang terus menyasar wilayah Lebanon Selatan hingga memakan korban jiwa dari pasukan penjaga perdamaian.
Baca Juga: Dukung Menkop Ferry Juliantono, Pengamat: Distribusi Truk India Perkuat Logistik Koperasi Desa
“Kami mengecam keras insiden ini dan serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel di wilayah Lebanon Selatan. Kami kembali meminta kepada semua pihak untuk segera melakukan deeskalasi dan kembali ke meja perundingan,” tegas Sugiono.
Pemerintah Indonesia saat ini tengah menunggu hasil investigasi resmi dari pihak UNIFIL untuk menentukan pihak yang paling bertanggung jawab atas serangan tersebut.
KBRI Beirut juga telah ditugaskan untuk memantau kondisi prajurit yang terluka serta menyiapkan proses pemulasaraan jenazah almarhum Praka Farizal Ramadan.
Baca Juga: Atasi Darurat Sampah, Pemerintah Percepat Pembangunan Fasilitas PSEL di Banten dan Jawa Tengah
Di level internasional, Perwakilan Tetap Indonesia untuk PBB di New York dijadwalkan bertemu dengan Under-Secretary-General PBB pada Senin pagi waktu setempat.