Redaksi88.com - Mengalami kelebihan berat badan, puluhan personil Polres Trenggalek, baik di tingkat Polres maupun Polsek, diwajibkan mengikuti program pembinaan pengendalian berat badan melalui Indeks Massa Tubuh (IMT).
AKBP Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., Kapolres Trenggalek, Jawa Timur, menjelaskan bahwa program ini bertujuan menjaga kondisi fisik anggota agar tidak hanya sehat, tetapi juga tetap bugar dalam menghadapi tugas-tugas Polri yang beragam dan kompleks.
"Kedepan, banyak kegiatan yang membutuhkan konsentrasi dan perlu perhatian. sebagai anggota Polri tentunya kita harus siap. Salah satunya harus sehat, sehingga bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik dan hasil yang lebih optimal," ucap KBP Indra Ranu Dikata, S.I.K., MSi.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Lampung Timur, Satu Pelaku Masih Buron
Tidak dapat disangkal bahwa kinerja para anggota Polri akan mempengaruhi pandangan masyarakat. Oleh karena itu, sebanyak 60 personel diwajibkan mengikuti program pengaturan pola makan dan latihan fisik secara rutin.
Lebih lanjut, kelebihan berat badan juga meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti jantung, stroke, diabetes, radang sendi, hipertensi, asam urat, serta beberapa penyakit lainnya.
Oleh sebab itu, pada selasa lalu, sebanyak 60 anggota Polres menjalani pemeriksaan kesehatan awal oleh tim medis, termasuk riwayat penyakit dan kondisi lainnya.
Setelah itu, dilakukan pemanasan dan peregangan, diikuti dengan aktivitas jalan kaki dan lari selama 45 menit.
"Kita sampaikan pula, jangan terlalu dipaksakan. Tetap terukur dan sesuai dengan kapasitas diri. Jangan sampai nanti malah cedera." Tambahnya.
Dengan demikian, program pengendalian berat badan tersebut akan dilaksanakan minimal dua kali seminggu hingga peserta mencapai berat badan ideal.
Baca Juga: Jejak Sejarah dan Perkembangan Kelurahan Pasar Lais di Kabupaten Bengkulu Utara
Mengingat penurunan berat badan membutuhkan waktu yang cukup lama, program ini akan dijalankan secara berkelanjutan hingga hasilnya maksimal.***