nasional

Simak Kisah Prabowo Muda, Dirikan LSM Bareng Soe Hok Gie

Senin, 28 Oktober 2024 | 22:58 WIB
Simak Kisah Prabowo Muda, Dirikan LSM Bareng Soe Hok Gie. (Foto/Istimewa)

Redaksi88.com— Presiden RI Prabowo Subianto membagikan kisah masa mudanya yang sarat idealisme saat mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bersama beberapa aktivis muda, salah satunya adalah Soe Hok Gie.

Dalam wawancara eksklusif bertajuk "Prabowo Bicara" bersama Retno Pinasti, Prabowo mengungkapkan bahwa pengalaman ini menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan hidupnya.

Prabowo menceritakan bahwa keterlibatannya dalam mendirikan LSM terjadi pada tahun 1968, saat ia masih berusia 17 tahun.

"Memang saya ikut, dulu bersama beberapa aktivis pemuda kita mendirikan beberapa pembangunan tapi saya nggak tahu apakah itu alasan pertama atau tidak," ujarnya saat ditanya mengenai inisiatifnya mendirikan LSM yang dikenal sebagai LSM Pembangunan.

Baca Juga: Prabowo Tegas Berantas Judi Online, Sangat Membahayakan

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyebut nama Soe Hok Gie sebagai salah satu rekan yang berperan penting dalam pendirian LSM tersebut.

Ia mengingat betapa kuatnya semangat di antara para pemuda pada masa itu, yang didorong oleh keinginan berkontribusi bagi bangsa.

"Ya, antara lain Soe Hok Gie sama temen-temen. Dulu kan '68 itu, banyak pemuda-pemuda mahasiswa pelajar ikut-ikut kesatuan aksi. Tapi juga kita ingin berperan," kenang Prabowo.

Sejak usia belia, Prabowo telah memiliki kepedulian terhadap nasib masyarakat, terutama di pedesaan.

Baca Juga: Prabowo Ungkap Diskusi dengan Sang Ayah Soemitro, Beliau Sangat Idealis

"Dari dulu saya sudah 'concern' terhadap masalah saudara-saudara kita yang di pedesaan, di daerah-daerah yang susah," sambungnya, menegaskan bahwa kepedulian ini telah menjadi bagian dari idealismenya sejak muda.

Prabowo mengakui bahwa idealismenya tidak lepas dari pengaruh Ayahnya, Soemitro Djojohadikoesoemo, yang juga seorang ekonom ternama di Indonesia.

Menurutnya, Ayahnya dan suasana saat itu membentuk dirinya untuk peduli pada kemajuan bangsa. "Orang tua saya dan suasana waktu itu kan begitu, kita baru merdeka, kita ingin mengejar supaya kita, negara kita tidak terlalu ketinggalan. Jadi idealisme kita masih besar waktu itu," ungkap Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Ingin Gunakan Mobil Buatan Indonesia Maung Garuda sebagai Kendaraan Resmi Kenegaraan

Halaman:

Tags

Terkini