Redaksi88.com, Jakarta - Presiden terpilih Prabowo Subianto menyerukan kepada para relawan dan tokoh organisasi dalam deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) agar bersatu dan menggalang kekuatan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
"Begitu banyak relawan dan organisasi yang telah berjuang bersama. Setelah kita menerima mandat dari rakyat, belum ada momen syukuran atau reuni. Jadi, kita anggap acara ini sebagai langkah untuk mengumpulkan relawan dan tokoh organisasi," ujar Prabowo di Jakarta, Sabtu (2/11).
"Atas nama perjuangan, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh relawan di Indonesia, kepada setiap organisasi politik dan sosial, serta partai koalisi kita," lanjut Prabowo.
Seiring dengan penetapan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai presiden dan wakil presiden terpilih periode 2024-2029 oleh KPU RI, Tim Kampanye Nasional (TKN) secara resmi berakhir.
Namun, Prabowo menyatakan keinginannya untuk mengubah TKN menjadi paguyuban Gerakan Solidaritas Nasional, guna melanjutkan perjuangan bersama.
"Intinya, maksud dan tujuan pembentukan paguyuban ini adalah agar jaringan besar TKN tidak bubar begitu saja, karena perjuangan kita belum selesai. Kita akan terus bergerak bersama untuk Indonesia yang kita cita-citakan—dimana rakyat hidup dengan baik dan sejahtera," ungkap Prabowo.
Dalam deklarasi tersebut, Prabowo mengajak seluruh kader GSN dari berbagai latar belakang untuk bersatu dan mengumpulkan kekuatan demi mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai bangsa yang dihormati.
"Mari kita kumpulkan seluruh kekuatan kita untuk mencapai cita-cita bangsa, agar Indonesia dihormati dan rakyatnya sejahtera, serta mampu memberi keadilan bagi seluruh rakyat," tegas Prabowo.
Selain itu, Prabowo menekankan komitmennya membangun pemerintahan bersih dari korupsi selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah negara sangat bergantung pada kebersihan pemerintahannya.
Karenanya, Prabowo meminta pihak yang tidak ingin bekerja sama untuk mewujudkan pemerintahan bersih agar menyingkir.
"Tidak ada negara yang berhasil tanpa pemerintah yang bersih. Karena itu, saya bertekad memimpin pemerintahan yang bersih," ucap Prabowo.