Redaksi88.com, Jakarta - Presiden terpilih Prabowo Subianto menyerukan para pengusaha Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam gerakan sosial guna mendukung pendidikan anak-anak kurang mampu.
Dalam momen deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Pusat, Sabtu (2/11/2024), Prabowo menggugah para pengusaha agar menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu kebutuhan dasar pendidikan, khususnya seragam sekolah.
“Bayangkan, jika setiap pengusaha mampu menyisihkan Rp 100.000 saja per bulan, itu sudah cukup untuk membantu satu anak mendapatkan seragam sekolah. Mereka yang mampu menyumbang Rp 500.000 bisa membantu lima anak. Sudah saatnya kita beralih dari banyaknya seminar atau omongan, dan bergerak ke aksi nyata,” kata Prabowo dengan penuh semangat.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen untuk Pemerintahan Bersih: Yang Tak Mau, Minggir!
Melalui pernyataannya, Prabowo ingin menegaskan bahwa peran aktif para pengusaha dapat menjadi dorongan kuat untuk membentuk ekosistem sosial yang berfokus pada pemerataan akses pendidikan.
Menurutnya, hal ini bukan hanya soal nominal, tetapi langkah konkret dalam membentuk generasi Indonesia yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut memberikan apresiasi kepada Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang telah bergerak cepat dengan menyumbangkan seragam sekolah untuk 10.000 anak kurang mampu.
Baca Juga: Prabowo Pamer Momen Gemas dengan Kucing Bobby di Istana, Warganet Banjir Komentar Lucu
Namun, Prabowo juga mengingatkan bahwa angka tersebut meski besar, masih belum cukup untuk menjangkau anak-anak yang membutuhkan di seluruh pelosok Indonesia.
“Saya mengapresiasi GSN yang telah bekerja dengan baik, saya selalu monitor kegiatan mereka. Setahu saya, sudah ada 10 ribu anak yang menerima bantuan pakaian sekolah dari GSN. Tapi, meskipun angka itu terlihat besar, kenyataannya masih jauh dari mencukupi. Satu anak sekolah membutuhkan seragam lengkap, sepatu, kaos kaki, pakaian olahraga, dan jika kita hitung nilainya, sekitar Rp 1,2 juta per tahun,” ujar Prabowo.
Ia menambahkan, jika setiap orang mampu menyisihkan Rp 1,2 juta per tahun, atau setara Rp 120 ribu per bulan, maka hal tersebut dapat meringankan beban pendidikan bagi satu anak.
Baca Juga: Prabowo Pamer Momen Gemas dengan Kucing Bobby di Istana, Warganet Banjir Komentar Lucu
Prabowo bahkan menyampaikan niatnya untuk mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bagi program makan gratis, yang akan melengkapi kebutuhan dasar siswa kurang mampu agar mereka dapat belajar tanpa kekhawatiran.
“Insya Allah, kita akan kerahkan APBN untuk mendukung program makan gratis di sekolah-sekolah. Dengan ini, saya ingin memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang putus sekolah atau belajar dalam kondisi kekurangan,” tegasnya.