REDAKSI88.com, Jakarta- Seorang remaja berinisial MAS (14) sebagai pelaku yang tega menghabisi ayahnya, APW (41), dan neneknya, RM (69), di kawasan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.
Polisi kini fokus mendalami motif dan latar belakang aksi brutal tersebut, termasuk dengan melakukan tes urine terhadap pelaku.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, mengungkapkan bahwa pemeriksaan urine dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan pengaruh zat tertentu pada pelaku.
Baca Juga: Tragedi di Lebak Bulus, Remaja Akui Dapat Bisikan Sebelum Menghabisi Ayah dan Neneknya
"Untuk motif masih didalami karena memang anaknya masih diam, ditanya diam. Oleh karena itu sekarang dilakukan cek urine untuk sementara ini," ujar Nurma Dewi kepada wartawan pada Sabtu (30/11/2024).
Hingga saat ini, MAS terus menjalani pemeriksaan intensif. Sebagai Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), proses hukum terhadap MAS akan memperhatikan perlakuan khusus sesuai dengan ketentuan undang-undang.
"Pelaku anak berurusan dengan hukum karena memang di bawah umur, 14 tahun usianya. Ini sudah diamankan dan terus digali keterangannya terkait kenapa, mengapa, dan bagaimana kejadian terjadi," tambah Nurma.
Dalam insiden tersebut, ibu MAS mengalami luka serius dan kini sedang dirawat secara intensif di RSUP Fatmawati. Sementara jenazah nenek dan ayah MAS telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk diautopsi guna mengungkap lebih rinci penyebab kematian.
Baca Juga: Peristiwa Tragis di Perumahan Taman Bona Indah, Remaja 14 Tahun Tega Menghabisi Ayah dan Neneknya
"Untuk sementara, ibu pelaku masih ditangani oleh RSUP Fatmawati, sedangkan nenek dan ayahnya di RS Polri Kramat Jati sedang dilakukan autopsi," jelas Nurma.
Meski MAS telah diamankan, motif di balik aksi keji ini masih menjadi misteri. Polisi menghadapi tantangan besar karena pelaku kerap memilih diam saat ditanyai.
Hingga kini, belum ada kejelasan apakah aksi tersebut dilatarbelakangi oleh konflik keluarga, gangguan psikologis, atau faktor lainnya.***