REDAKSI88.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia dapat menghentikan impor beras pada tahun 2025.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Senin (2/12), ia menekankan optimisme ini didukung oleh lonjakan produksi pangan nasional.
"Saya sangat yakin tahun 2025, kita tidak akan impor beras lagi. Bahkan cadangan kita cukup besar," ujar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Donasikan 20 Ribu Hektar Lahan untuk Konservasi Gajah Aceh
Menurutnya, produksi pangan Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Saat ini, cadangan beras nasional yang tersimpan di gudang mencapai hampir 2 juta ton, salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Capaian tersebut, lanjut Prabowo, adalah hasil kerja keras berbagai pihak, termasuk Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pangan Nasional, dan jajaran BUMN terkait.
Baca Juga: Prabowo Apresiasi Kabinet, Sebulan Kerja, Hadirkan Dampak Nyata untuk Rakyat
"Apresiasi saya kepada seluruh tim yang telah bekerja keras, khususnya dalam langkah-langkah akhir tahun 2024," tambahnya.
Swasembada pangan merupakan salah satu program unggulan Prabowo, yang diwujudkan melalui peningkatan produktivitas dan penguatan cadangan pangan negara.
Selain fokus pada ketahanan pangan, Prabowo juga menyampaikan apresiasi terhadap menteri-menteri yang berhasil menjalankan kebijakan pro rakyat.
Baca Juga: OJK Rilis 97 Daftar Pinjol Legal Terbaru, Masyarakat Diminta Lebih Waspada
Kebijakan tersebut mencakup penurunan harga tiket menjelang Natal dan Tahun Baru, penghapusan utang macet UMKM, serta peningkatan upah minimum pekerja.
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen pemerintahan Prabowo dalam mendorong kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga stabilitas nasional.***