REDAKSI88.com, Padang, Sumatera Barat – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga ilegal menggegerkan warga Padang dan viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (17/12/2024) sekitar pukul 06.55 WIB ini berlangsung di depan Basko Mall, Kota Padang, dan membuat arus lalu lintas macet total.
Truk tangki berwarna biru-putih dengan merek Pertamina dan nomor polisi BA 9442 IU itu membawa 5.000 liter solar.
Baca Juga: Gaji di Singapura 13 Kali Lipat UMP Indonesia, Sebanyak 4.241 WNI Pindah ke Singapura
Kronologi kejadian, truk tersebut melaju dari arah utara ke selatan. Namun, di lokasi kejadian, sopir berinisial A diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menghantam dua sepeda motor yang terparkir di trotoar. Truk akhirnya melintang di tengah jalan, membuat lalu lintas di sekitar lokasi kacau balau.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi insiden ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video detik-detik kecelakaan hingga kondisi jalan yang dipenuhi solar yang tumpah dari truk viral di berbagai platform, memicu kehebohan di tengah masyarakat.
Namun, ada kejanggalan yang disoroti publik. Truk tangki yang terlibat kecelakaan dicurigai membawa BBM ilegal. Truk tersebut menggunakan merek Pertamina, tetapi anehnya, warnanya biru-putih, bukan merah-putih seperti standar truk BBM resmi milik Pertamina.
Baca Juga: Para Siswa SD WNI di Kairo Turut Sambut Prabowo dengan Pakaian Adat Sumbar
Hal ini diungkapkan oleh Kabid Investigasi Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Sumbar, Herigusman.
"Ini aneh. Tidak ada truk BBM non-subsidi dengan merek Pertamina. Kalau BBM industri, tangkinya biasanya bermerek perusahaan transportir, bukan Pertamina," kata Herigusman.
Ia menduga, truk tersebut membawa solar subsidi yang dibeli dari SPBU, bukan solar industri. "Saya menduga solar yang dibawa tangki biru-putih itu adalah solar subsidi. Modus seperti ini sering digunakan oknum tertentu untuk meraup keuntungan besar," tambahnya.
Misteri Hilangnya Truk dari Mapolresta Padang
Keanehan lain terungkap saat wartawan mencoba mengecek keberadaan truk tangki tersebut di Kantor Unit Laka Lantas Satlantas Polresta Padang. Anehnya, truk itu tidak ditemukan di sana.
Padahal, dalam kasus kecelakaan lalu lintas, kendaraan yang terlibat biasanya diamankan di kantor polisi untuk keperluan penyelidikan.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pihak sopir dan korban sepeda motor telah melakukan perdamaian. Namun, hal ini justru memunculkan spekulasi baru. Herigusman menilai ada kejanggalan dalam proses tersebut dan berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas.