REDAKSI88.com, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan sikapnya terhadap korupsi yang telah merugikan rakyat Indonesia.
Dalam agenda ibadah dan peringatan Natal Nasional di Senayan, Jakarta, Sabtu (28/12) malam, Prabowo menekankan bahwa koruptor harus bertaubat, namun tidak lepas dari tanggung jawab mereka untuk mengembalikan uang negara yang dicuri.
Baca Juga: Francois Letexier, yang Pernah Kubur Mimpi Garuda U-23, Kini Dinobatkan Jadi Wasit Terbaik 2024
"Ada yang mengatakan Prabowo mau maafkan koruptor. Bukan begitu. Bertaubat, tapi kembalikan dong yang kau curi. Enak saja. Sudah nyolong, bertaubat. Yang kau curi, kau kembalikan! Bukan saya maafkan koruptor. Tidak," ujar Prabowo dengan tegas.
Prabowo mengajak para koruptor untuk menyadari kesalahannya dan mematuhi ajaran agama yang menuntut pertobatan. Namun, ia menegaskan bahwa pertobatan tidak berarti bebas dari tanggung jawab kepada rakyat.
Baca Juga: Tips Hidup Hemat ala Mahasiswa: Langkah yang Tepat untuk Mengatur Keuangan di Masa Kuliah
"Saya mau sadarkan mereka yang sudah terlanjur dulu berbuat dosa, ya bertaubatlah. Itu kan ajaran agama. Bertaubatlah. Kasihan rakyat. Kembalikan uang itu. Sebelum kita cari hartamu, ke mana kita akan cari," tambahnya.
Presiden juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk menjalankan tugas dengan integritas. Ia menegaskan pentingnya pemerintahan yang bersih sebagai tuntutan rakyat.
"Rakyat menuntut pemerintahan yang bersih. Saya ulangi, rakyat menuntut pemerintahan yang bersih. Saya dipilih oleh rakyat. Saya tegaskan, seluruh aparat pemerintah Indonesia bersihkan dirimu," tegas Prabowo.***