"Kami berusaha mendamaikan, tetapi ada provokasi sehingga warga berusaha mengeluarkan TBS secara paksa. Kondisi sempat memanas," jelas AKP Bintoro.
Kapolres Bengkulu Utara AKBP Eko Munarianto menegaskan polisi bertugas sebagai penengah.
"Kami mengawal dengan pendekatan persuasif. Masyarakat diimbau tidak anarkis dan taat hukum," tegasnya.
Untuk diketahui, bentrok ini tidak ada korban jiwa baik dari warga maupun pihak aparat, satu warga berinisial AD diamankan untuk dimintai keterangan dan sudah dipulangkan.***