Meski tidak bisa lagi membantu ibunya mengupas bawang, Raihan mengaku bahagia bisa menuntut ilmu.
Ia tinggal di asrama SRMA 26 Makassar, rindu keluarga, tetapi senang bertemu teman-teman baru, makan bergizi, dan mengikuti ekstrakurikuler badminton.
“Bagus. Lengkap, ada meja belajar, kipas, tempat tidur nyaman,” tuturnya.
Raihan yang semula bercita-cita menjadi dokter kini ingin menjadi polisi. “Supaya bisa menangkap orang kriminal,” katanya.***