Meski tidak bisa lagi membantu ibunya mengupas bawang, Raihan mengaku bahagia bisa menuntut ilmu.
Ia tinggal di asrama SRMA 26 Makassar, rindu keluarga, tetapi senang bertemu teman-teman baru, makan bergizi, dan mengikuti ekstrakurikuler badminton.
“Bagus. Lengkap, ada meja belajar, kipas, tempat tidur nyaman,” tuturnya.
Raihan yang semula bercita-cita menjadi dokter kini ingin menjadi polisi. “Supaya bisa menangkap orang kriminal,” katanya.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Tegaskan Dana Tak Terserap Kementerian, Lembaga dan MBG Akan Ditarik dan Dialihkan
Menaker Yassierli Kejar Target Lapangan Kerja, Apa yang Bikin Seleksi Karyawan Masih Tersendat?
Ketika Sirene ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Jadi Sindiran Kocak namun Sarat Kritikan Keras Pengguna Jalan Raya
Nasib Tax Amnesty Jilid III Kian Samar, Menkeu Purbaya Sebut Hanya Jadi Insentif untuk Penghindar Pajak
Akhir Cerita Ledakan Misterius di Pamulang, dari Dugaan Meteor hingga Bocornya Gas