Temuan Mengejutkan di Pekalongan
Karena tak juga kunjung pulih, keluarga memutuskan membawa Mistono ke RS Siti Khodijah, Kota Pekalongan.
Di sana, Pria asal Desa Gondang itu menjalani pemeriksaan lanjutan seperti rontgen dan USG.
Hasil pemeriksaan mengejutkan, dokter menemukan adanya selang yang panjangnya sekitar 15 sentimeter tertinggal di saluran kemihnya.
“Dokter bilang, ‘Pak ini ada selang di dalam.’ Setelah itu saya langsung dilakukan tindakan operasi untuk mengambil selang. Alhamdulillah setelah selang diambil saya sehat, normal, kembali seperti semula,” jelas Mistono.
Keluarga Tuntut Pertanggungjawaban
Usai operasi kedua, kondisi Mistono berangsur pulih dan bisa kembali beraktivitas sebagai petani tanpa keluhan berarti.
Hasil pemeriksaan Laboratorium Cito juga menegaskan bahwa dirinya non-reaktif HIV, berbeda dengan vonis awal pihak RSUD Kalisari.
Putra Mistono, Yusro, menuturkan bahwa keluarganya sangat kecewa dengan peristiwa yang dialami sang ayah.
“Bapak saya selama tujuh bulan menderita, bukan soal sakitnya saja, tapi juga dampak sosial yang dialami,” ucapnya.
Baca Juga: Strategi Kemenkes Turut Awasi Program MBG: Wajibkan SPPG Punya SLHS hingga Gerakkan UKS
Yusro juga menyatakan pihak keluarga berencana meminta pertanggungjawaban dari RSUD Kalisari Batang.
Harapan untuk Keadilan
Mistono berharap apa yang dialaminya menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang pada pasien lain.
“Saya cuma ingin keadilan. Kalau memang salah, ya harus bertanggung jawab. Jangan sampai ada orang lain ngalami kayak saya,” tegasnya.
Kasus ini semakin menguatkan dugaan adanya kesalahan prosedur medis di RSUD Kalisari Batang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.***