daerah

Bengkulu Kota Unik Kaya Kultur Budaya yang Khas

Sabtu, 5 Oktober 2024 | 18:03 WIB
Bengkulu Kota Unik Kaya Kultur Budaya yang Khas. (Foto/Peta Bengkulu/SC Goggle Eart)

Selain itu, salah satu tradisi yang paling terkenal di Bengkulu adalah Tabot, sebuah upacara tahunan yang memperingati wafatnya Imam Hussein di medan Karbala.

Upacara ini diadakan setiap tanggal 1 hingga 10 Muharram (penanggalan Islam) dan melibatkan ritual adat yang penuh makna keagamaan, terutama bagi masyarakat keturunan Tabot.

Bengkulu memiliki kesenian tradisional berupa Tari Andun, tari tradisional Bengkulu ini biasa dipertunjukkan dalam berbagai upacara adat, terutama dalam perayaan pernikahan. Tarian ini melambangkan persatuan dan kebersamaan.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Tabuik di Pariaman, Ini Sejarahnya

Bengkulu memiliki alat musik tradisional berupa Dhol atau Dol, yang digunakan dalam berbagai upacara, terutama dalam perayaan Tabot. Suara dol ini kerap mengiringi prosesi adat dan tarian.

Bahasa yang digunakan di Bengkulu sebagian besar adalah bahasa Melayu dialek Bengkulu. Namun, pengaruh dari bahasa Minangkabau dan bahasa Rejang dan Serawai juga signifikan.

Bengkulu memiliki Kuliner khas Pendap salah satu makanan khas Bengkulu yang terbuat dari ikan yang dibumbui dengan berbagai rempah, dibungkus dengan daun talas, yang kemudian dikukus.

Baca Juga: Mengenal Pulau Swarnadwipa

Selain itu, kuliner Bagar Hiu, salah satu masakan khas Bengkulu dari daging ikan hiu yang dibumbui dengan rempah-rempah lengkap dan kuahnya yang kental.

Khas lainnya, panganan satu ini sangat terkenal di Bengkulu dan sering disebut Kue Tat, Kue Tat meruoakan kue tradisional khas Bengkulu yang manis, sering disajikan dalam acara-acara adat.

Mayoritas masyarakat Bengkulu memiliki keyakinan Islam yang menjadi agama mayoritas, seperti beberapa suku asli di Bengkulu, seperti suku Rejang dan suku Serawai.

Inilah Bengkulu, salah satu provinsi di Indonesia yang meskipun kecil, tetapi memiliki kultur yang kaya dan beragam.

Kini Bengkulu, dengan pengaruh dari berbagai etnis dan budaya, termasuk Melayu, Minangkabau, serta pengaruh dari Arab dan Eropa menjadikan masyarakatnya majemuk rukun dan damai.***

Halaman:

Tags

Terkini