Redaksi88.com, Rejang Lebong – Festival Bhumi Belirang III 2024 yang diselenggarakan di Desa Wisata Belitar Seberang, Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, sukses memikat ribuan pengunjung dengan berbagai acara budaya dan tradisi lokal yang meriah.
Acara dibuka secara resmi pada Sabtu (19/10) oleh Pj Bupati Rejang Lebong, Herwan Antoni, festival ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya dan menggali potensi wisata daerah.
Prosesi pembukaan festival dilakukan dengan pengetukan lesung secara simbolis oleh Pj Bupati Herwan Antoni, didampingi oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pariwisata Bengkulu, Kepala Desa Belitar Seberang, serta perwakilan dari TNI/Polri.
Pengetukan lesung tersebut menandakan dimulainya rangkaian kegiatan festival yang tahun ini mengusung tema “Merajut Warisan, Merangkul Masa Depan: Langgengkan dan Lestarikan Keragaman Budaya.”
Dalam pidatonya, Herwan Antoni menekankan bahwa Festival Bhumi Belirang merupakan salah satu agenda budaya tahunan yang selalu dinantikan oleh masyarakat Rejang Lebong.
Festival ini, menurutnya, bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi momen penting untuk merawat dan memperkuat nilai-nilai budaya lokal.
“Festival ini tidak hanya sebagai perayaan budaya, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan promosi potensi wisata yang dimiliki Rejang Lebong,” ungkap Herwan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tema festival tahun ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara melestarikan warisan budaya dengan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Ia berharap bahwa festival ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk melestarikan lingkungan dan sumber daya alam, yang merupakan kekayaan utama Bhumi Belirang dan daya tarik wisata di wilayah tersebut.
Karnaval Budaya dan Kuliner Tradisional
Salah satu acara yang paling dinantikan dalam festival ini adalah Karnaval Butoan, yang menampilkan berbagai kelompok seni dan budaya lokal dalam balutan kostum tradisional yang memukau.
Karnaval ini menggambarkan kekayaan budaya Rejang Lebong dan antusiasme masyarakat dalam merayakan warisan nenek moyang mereka.