daerah

Konflik Agraria PT Agricinal dan Warga Lima Desa di Bengkulu Utara, Rapat Tertutup Tanpa Peliputan Media

Selasa, 12 November 2024 | 15:09 WIB
Konflik agraria PT Agricinal dan warga lima desa di Bengkulu Utara, menggelar rapat tertutup tanpa peliputan Media Massa. (Foto/Istimewa)

REDAKSI88.com, Bengkulu Utara — Rapat evaluasi konflik agraria antara PT Agricinal dan warga lima desa penyangga di ruang Command Center Setdakab Bengkulu Utara berlangsung tertutup. Selasa (12/11/2024).

Keputusan untuk tidak membuka akses bagi media menimbulkan tanya, mengingat pertemuan serupa pada 4 November lalu digelar terbuka, memberi kesempatan awak media meliput permasalahan yang telah lama berlarut ini.

Kepala Badan Kesbangpol Bengkulu Utara, Suryadi, S.STP, MSi, mengonfirmasi rapat kali ini memang tertutup atas arahan pimpinan.

Baca Juga: Olahraga Sebagai Solusi Kesehatan, Manfaat Aktivitas Fisik untuk Mencegah Penyakit

"Maaf kepada rekan-rekan media, arahan pimpinan agar rapat evaluasi kali ini tertutup. Kami mohon agar ini dimaklumi," ujar Suryadi dengan nada diplomatis.

Rapat penting ini menghadirkan tokoh-tokoh kunci seperti pimpinan PT Agricinal, kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta pejabat dari Balai Wilayah, yang absen dalam pertemuan sebelumnya.

Selain itu, turut hadir sepuluh perwakilan warga dari desa penyangga, yang selama ini menuntut kejelasan hak atas tanah yang diklaim perkebunan sawit PT Agricinal.

Baca Juga: Kecelakaan dan Misteri Tol Cipularang, Kisah Tragis dan Aura Mistis di KM 90 hingga 100

Keamanan dalam rapat tertutup kali ini terlihat sangat ketat. Setiap undangan, termasuk perwakilan warga, pejabat kecamatan, dan tokoh desa, harus melalui pemeriksaan tubuh sebelum memasuki ruangan.

Barang pribadi, terutama telepon genggam, dilarang keras dibawa masuk dan harus dititipkan di luar ruang rapat demi menjaga keamanan serta fokus jalannya diskusi.***

Tags

Terkini