"Sebenarnya kalau rendang hilang, menurut pengalamanku, warga gak seberuntal itu. Biasanya ada arahan, provokasi, atau memang ada unsur instruksi tertentu. Orang Indonesia ini punya adab kok," tambahnya.
Selain meminta tips pengelolaan acara, Richard juga meminta saran menu yang cocok untuk acara tersebut. Bobon menyarankan agar tidak memasak rendang karena prosesnya yang lama.
"Kalau menurut aku, jangan masak rendang karena lama. Menurut aku supaya kebersamaannya dapat, masak ayam aja," kata Bobon.
Mendengar saran itu, Richard langsung mempertimbangkan untuk menyiapkan ayam dalam jumlah besar.
Baca Juga: Timnas Indonesia Siap Hadapi Bahrain, Patrick Kluivert Buka Peluang Rotasi Pemain
"Kalau ayam aku buat 1.000 ekor, oke gak?" tanyanya.
Bobon pun menyarankan agar proses memasak dimulai pukul 15.00 WIB agar hidangan siap disajikan tepat waktu.
"Kita akan kumpul tanggal 26 Maret nanti di BKB. Sampai ketemu dengan aku," tutup Richard Lee.***
Artikel Terkait
Gaji Ifan Seventeen Sebagai Direktur Utama PT PFN di Klaim Mencapai Rp1 Miliar per Tahun dan Utang Perusahaan yang Harus Diselesaikan
Ifan Seventeen Bongkar Masalah Finansial PFN, Utang Puluhan Miliar, THR dan Gaji Karyawan Masih Nunggak
Influencer Palembang Bongkar Dugaan Settingan di Balik Viralnya Rendang Willie Salim
Buntut Dari Viralnya Konten Masak Rendang 200 Kg di Palembang, Willie Salim Dilaporkan ke Polisi karena Dianggap Pencemaran Nama Baik
Konten Viral Rendang 200 Kg Willie Salim, Warga Palembang Balas Dengan Gelar Masak 1 Ton Rendang untuk Pulihkan Citra