REDAKSI88.com – Proses hukum terkait tuduhan pemerasan yang dilayangkan pebisnis dan dokter kecantikan Reza Gladys terhadap artis Nikita Mirzani masih terus berlanjut.
Kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, menyatakan keyakinannya bahwa dakwaan tersebut tidak didukung bukti yang cukup kuat.
Fahmi menegaskan bahwa kliennya siap menghadapi segala konsekuensi, termasuk harus mendekam di penjara.
Baca Juga: Nikita Mirzani Berkurban 6 Sapi dari Balik Jeruji Besi, Dikirim ke Bandung hingga Jatim
Ia juga menegaskan bahwa Nikita tidak melakukan pelanggaran hukum apa pun dalam kasus ini.
“Kalau Niki itu memang merasa yakin bahwa dia tidak pernah melakukan sesuatu yang menurut dia tidak melakukan sebuah perbuatan yang melanggar hukum atau melakukan dugaan pemerasan, dia pasti tegar,” tegas Fahmi saat berbicara dengan wartawan di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Jumat (6 Juni 2025).
“Karena Niki yakin bahwa dia tidak merasa melakukan pemerasan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fahmi menyatakan bahwa tuduhan pemerasan sulit dibuktikan di persidangan.
“Saya yakin berdasarkan fakta-fakta yang kami temukan, saya yakin apa yang menjadi dugaan adanya tindak pidana pemerasan itu, insya Allah tidak mungkin bisa dapat dibuktikan di dalam persidangan,” ujarnya.
Ia juga mengisyaratkan adanya beberapa elemen kunci dalam kasus ini, meski enggan merincinya.
“Itu adalah keyakinan kami karena ada beberapa unsur-unsur yang tidak perlu saya sampaikan dan itu menjadi kunci,” jelasnya.
“Ini bagian dari proses hukum, mau tidak mau harus dilalui, harus dilaksanakan oleh Nikita,” tegas Fahmi.
Artikel Terkait
Bahlil Klaim Izin Tambang PT GAG Nikel di Raja Ampat Dikeluarkan Sebelum Masa Jabatannya
Kebijakan Barak Militer Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim, Ini Responsnya
Bupati ASA Gelar Sholat Idul Adha dan Bagikan Santunan di Padang Jaya
Begini Kata Prabowo kepada Timnas Indonesia Setelah Menumbangkan Timnas China
Timnas Indonesia Dapat Undangan Presiden Prabowo di Kediaman Pribadinya Usai Kalahkan China
Fadli Zon: Masyarakat Tak Perlu Khawatir soal Penulisan Sejarah Nasional