internasional

NASA di Ambang Inovasi, Pertaruhan Layar Surya 314 Miliar di Tengah Tantangan Teknis di Luar Angkasa

Kamis, 31 Oktober 2024 | 15:26 WIB
Ilustrasi NASA. (Pixabay/p2722754)

Redaksi88.com- NASA kini berada di pusat perhatian dunia sains dengan misi ambisiusnya, Advanced Composite Solar Sail System (ACS3), wahana antariksa eksperimental senilai Rp 314 miliar (US $20 juta) yang ditugaskan untuk menguji teknologi layar surya.

Berbekal desain revolusioner, ACS3 mencoba mengandalkan tenaga Matahari sebagai sumber pendorong, yang berpotensi mengubah peta eksplorasi antariksa dengan menghilangkan ketergantungan pada propelan roket konvensional.

Diluncurkan dari Selandia Baru pada 23 April, ACS3 mengawali misinya dengan sempurna, meluncur ke orbit sinkron dengan Matahari. NASA mencatat kondisi stabil wahana ini pada 30 April, menandai keberhasilan tahap awal misi.

Baca Juga: Kesiapan Nuklir Korea Utara, Ancaman yang Semakin Menguat di Tengah Ketegangan Global

Pada 29 Agustus, layar surya wahana ini sukses dikembangkan penuh, dan NASA melaporkan bahwa uji booming penahan layar berjalan lancar.

Namun, tak lama setelah itu, masalah muncul. Saat hendak mengaktifkan sistem kontrol posisi, tim NASA mendeteksi adanya “lengkungan kecil” pada salah satu dari empat boom yang menyangga layar surya.

NASA menduga lengkungan ini mungkin terbentuk selama proses peluncuran. Namun, dengan teknologi yang belum sepenuhnya dipahami, faktor lain mungkin turut berperan. Investigasi kini dilakukan untuk menentukan penyebab pasti dan kemungkinan solusinya.

Meski menghadapi tantangan ini, tim NASA tetap teguh dalam menjalankan misi. Mereka kini bekerja keras untuk memposisikan ulang ACS3 dan menempatkannya dalam mode daya rendah, upaya yang memungkinkan penghematan energi di tengah penyesuaian.

Baca Juga: Korea Utara Menciptakan Gelombang Ketegangan dengan Peluncuran Rudal Balistik

Panel surya diatur ulang agar optimal terpapar sinar Matahari, memungkinkan wahana ini tetap berfungsi dan menjaga komunikasi dengan pusat kendali.

Meski tak berjalan sempurna, NASA optimis bahwa ACS3 tetap mampu memberikan hasil signifikan dalam pengujian teknologi solar sail di luar angkasa.

Para ahli NASA menilai bahwa setiap kesulitan dalam misi ACS3 membawa pelajaran berharga bagi masa depan. Tantangan ini memberi pandangan baru terhadap kemungkinan dan keterbatasan teknologi layar surya di luar angkasa.

Baca Juga: Viral, Keluarga Terserang Batuk Usai Konsumsi Anggur Muscat, 3 Negara ASEAN Beraksi

Keberhasilan maupun hambatan yang dihadapi ACS3 akan menjadi landasan bagi pengembangan teknologi layar surya selanjutnya.

Halaman:

Tags

Terkini