REDAKSI88.com – Empat negara Barat, yakni Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal, resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat. Langkah tersebut menuai perhatian dunia sekaligus memancing respons keras dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan bahwa negaranya secara resmi mengakui Palestina sebagai negara merdeka.
“Hari ini, untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian bagi Palestina dan Israel, serta solusi dua negara, Inggris secara resmi mengakui negara Palestina,” tulis Starmer melalui akun X, Minggu (21/9/2025).
Baca Juga: Pro Kontra Makan Bergizi Gratis: DPR Kritik Distribusi, Istana Pastikan Perbaikan Tanpa Ubah Skema
Starmer menilai pengakuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kembali kepercayaan kedua pihak serta menegaskan komitmen Inggris pada solusi dua negara.
Australia turut menyampaikan keputusan serupa. Perdana Menteri Anthony Albanese bersama Menteri Luar Negeri Penny Wong menegaskan dukungan resmi Australia bagi kemerdekaan Palestina.
“Dengan demikian, Australia mengakui aspirasi sah dan lama rakyat Palestina untuk memiliki negara sendiri,” tulis keduanya dalam pernyataan bersama di X pada 21 September 2025.
Baca Juga: Oknum TNI Diduga Pukul Pengemudi Ojol di Pontianak, Korban Alami Patah Hidung
Mereka menegaskan bahwa langkah itu merupakan bagian dari upaya internasional untuk mendorong momentum baru menuju perdamaian.
Sementara itu, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyatakan negaranya mengakui Palestina sebagai negara berdaulat dan siap bermitra membangun perdamaian.
“Kanada mengakui Negara Palestina dan menawarkan kemitraan kami dalam membangun janji masa depan yang damai bagi Negara Palestina dan Negara Israel,” ujarnya.
Portugal juga menyatakan sikap serupa. Menteri Luar Negeri Portugal, Paulo Rangel, mengatakan pengakuan terhadap Palestina merupakan kebijakan fundamental dan konsisten yang telah disepakati secara luas.
“Oleh karena itu, mengakui negara Palestina merupakan pemenuhan kebijakan yang fundamental, konsisten, dan disepakati secara luas,” kata Rangel di New York menjelang Sidang Umum PBB, Senin (22/9/2025).
Artikel Terkait
AHY Kawal Pembangunan IKN, Target Jadi Ibu Kota Politik 2028 Meski Anggaran Tersendat
Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Pangkas Subsidi Listrik Tanpa Bebani Rakyat
Modus Kredit Fiktif Terungkap, 3 Pegawai Bank Bengkulu Dijebloskan ke Tahanan
Menkeu Purbaya Sentil Pihak yang Ragukan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen, Blak-blakan Bilang Begini
Oknum TNI Diduga Pukul Pengemudi Ojol di Pontianak, Korban Alami Patah Hidung
Pro Kontra Makan Bergizi Gratis: DPR Kritik Distribusi, Istana Pastikan Perbaikan Tanpa Ubah Skema