Detik-detik Mencekam Insiden Gempa Dahsyat di Filipina, Jeritan Warga Mindanao di Tengah Guncangan 6,9 M

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 15:26 WIB
Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Filipina, kini sisakan kisah pilu bagi warga setempat.  (X.com/@metmalaysia/Instagram.com/@vebyanti_aryani)
Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Filipina, kini sisakan kisah pilu bagi warga setempat. (X.com/@metmalaysia/Instagram.com/@vebyanti_aryani)

Redaksi88.com – Insiden gempa bumi dahsyat yang mengguncang Filipina pada Selasa, 30 September 2025 meninggalkan trauma mendalam bagi warga setempat.

Gempa berkekuatan 6,9 magnitudo itu mengguncang wilayah tengah hingga selatan filipina. 

Menurut laporan terkini dari Al Jazeera pada Kamis, 2 Oktober 2025, sedikitnya 69 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara lebih dari 140 lainnya mengalami luka-luka.

Gedung-gedung runtuh, listrik padam, dan ribuan orang berlarian ke area jalan raya dengan kepanikan massal yang mencekam di berbagai daerah Filipina. Berikut ini sejumlah fakta terkini di antaranya:

Baca Juga: Cerita Pilu Kakak Tolong Adik dari Reruntuhan Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidaorjo, Nahas Sang Adik Jadi Korban Tewas

Korban Jiwa di Bogo City

Dilaporkan salah satu titik gempa bumi yang tergolong parah adalah Bogo City, Cebu. Lebih dari 20 orang, termasuk anak-anak, dilaporkan meninggal dunia akibat gempa tersebut.

Ironisnya, sebuah kompleks olahraga yang dijadikan lokasi pengungsian justru menjadi tempat duka setelah atap bangunan tersebut roboh dan menimpa para pengungsi serta petugas.

Sementara itu, di Mindanao, kisah-kisah pilu menyertai detik-detik warga yang berjuang dan penuh kepanikan ketika mereka berusaha menyelamatkan diri di tengah guncangan hebat.

Gempa dengan kedalaman sekitar 10 kilometer itu membawa dampak yang lebih destruktif atau menghancurkan.  

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IX DPR Cecar BGN, Charles Honoris: Bukan Dibatasi, UPF Harus Hilang dari Menu MBG

Para ahli menjelaskan, gempa dangkal berpotensi menimbulkan kehancuran parah karena episentrumnya terlalu dekat dengan permukaan bumi. 

Getarannya pun terasa luas hingga ke pulau-pulau tetangga, memicu kepanikan meluas di wilayah tengah hingga selatan Filipina.

Gereja Bersejarah Hancur Rata dengan Tanah

Gubernur Cebu, Pam Baricuatro, sempat mengungkapkan kondisi genting di wilayah Daanbantayan yang merobohkan sebuah gereja bersejarah akibat gempa dahsyat itu terjadi. 

Pam Baricuatro menjelaskan, bangunan gereja yang roboh tersebut sejatinya telah banyak mencerminkan identitas budaya dan spiritual warga setempat.

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X