Cerita Pilu Kakak Tolong Adik dari Reruntuhan Bangunan Ponpes Al Khoziny Sidaorjo, Nahas Sang Adik Jadi Korban Tewas

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 14:48 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkap peristiwa pilu korban jiwa dalam insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo.  (Dok. Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkap peristiwa pilu korban jiwa dalam insiden ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo. (Dok. Pemkot Surabaya)

Redaaksi88.com – Duka mendalam menyelimuti wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, setelah insiden bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025 lalu.

Saat insiden terjadi, terdapat ratusan santri tengah melaksanakan Salat Ashar berjemaah di gedung yang masih dalam tahap pembangunan.

Hingga Rabu malam, 1 September 2025, tim penyelamat telah mengevakuasi sebanyak 108 korban. 

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IX DPR Cecar BGN, Charles Honoris: Bukan Dibatasi, UPF Harus Hilang dari Menu MBG

Dari jumlah tersebut, 5 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, sementara lainnya berhasil selamat meski mengalami luka-luka.

Meski demikian, diperkirakan masih ada puluhan korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Berikut ulasan selengkapnya.

Tim SAR Evakuasi 7 Korban Reruntuhan

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas RI, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, mengungkapkan bahwa proses pencarian pada hari ke-3, tim penyelamat hingga malam hari berhasil mengevakuasi 7 korban dari puing bangunan.

Dari jumlah itu, lima korban ditemukan dalam kondisi selamat dan mengalami luka-luka, sedangkan dua lainnya meninggal dunia.

Baca Juga: Kolaborasi Gagal, VIVO dan APR Batal Beli BBM Pertamina: Kandungan Etanol 3,5 Persen Jadi Alasan Mundur

“Pada hari ini kita telah berhasil mengevakuasi tujuh korban dengan rincian lima selamat dan dua dalam kondisi meninggal dunia,” kata Bramantyo di Posko SAR Gabungan, Sidoarjo, Rabu, 1 September 2025.

Satu Korban Ditemukan dalam Posisi Bersujud

Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan lebih dulu mengevakuasi dua korban meninggal dunia dari sektor A1, tepatnya bagian depan reruntuhan sisi kiri.

Salah satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi bersujud pada pukul 14.42 WIB.

Selanjutnya, korban berinisial HK berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada pukul 15.52 WIB.

Baca Juga: Aduan BGN dan BPOM ke DPR: Klaim Biang Keladi Keracunan MBG Berasal dari SPPG Tak Patuh SOP

Halaman:

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X