Di sisi lain, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menilai pengakuan politik negara-negara Barat tidak akan mengubah status Palestina. Ia bahkan mengaitkan keputusan itu dengan serangan 7 Oktober 2023 lalu.
“Saya punya pesan yang jelas bagi para pemimpin yang mengakui negara Palestina setelah pembantaian mengerikan pada 7 Oktober: Anda memberikan imbalan besar kepada teror,” kata Netanyahu, dikutip AFP, Senin (22/9/2025).
Ia menegaskan, “Tidak akan ada negara Palestina yang didirikan di sebelah barat Sungai Yordan.”***
Artikel Terkait
AHY Kawal Pembangunan IKN, Target Jadi Ibu Kota Politik 2028 Meski Anggaran Tersendat
Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Pangkas Subsidi Listrik Tanpa Bebani Rakyat
Modus Kredit Fiktif Terungkap, 3 Pegawai Bank Bengkulu Dijebloskan ke Tahanan
Menkeu Purbaya Sentil Pihak yang Ragukan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,12 Persen, Blak-blakan Bilang Begini
Oknum TNI Diduga Pukul Pengemudi Ojol di Pontianak, Korban Alami Patah Hidung
Pro Kontra Makan Bergizi Gratis: DPR Kritik Distribusi, Istana Pastikan Perbaikan Tanpa Ubah Skema