internasional

Bill Gates Sebut Tanda-tanda Kiamat Lingkungan Sudah Terlihat, Indonesia Jadi Sorotan

Minggu, 2 Februari 2025 | 18:33 WIB
Bill Gates ungkap kiamat lingkungan sudah dekat. (instagram.com/thisbillgates)

"Pembukaan lahan untuk kelapa sawit menghancurkan keanekaragaman hayati dan memperburuk perubahan iklim. Pembakaran hutan melepaskan emisi dalam jumlah besar ke atmosfer," tulis Gates.

Ia juga menyoroti bahwa pada 2018, kerusakan hutan di Indonesia dan Malaysia menyumbang 1,4% dari total emisi global lebih besar dari seluruh emisi negara bagian California dan hampir setara dengan seluruh industri penerbangan dunia.

Baca Juga: Retret Kepala Daerah Akan Pakai APBN, Bukan Dana Pribadi Presiden Prabowo

Gates mengakui bahwa minyak sawit sulit digantikan karena murah dan melimpah, tidak berbau dan netral rasa serta seimbang antara lemak jenuh dan tak jenuh, menjadikannya sangat fleksibel untuk industri makanan dan non-makanan.

Namun, ia menyoroti inovasi dari C16 Biosciences, sebuah perusahaan yang sejak 2017 telah mengembangkan minyak berbasis mikroba ragi liar melalui fermentasi, yang diklaim bebas emisi.

Meskipun secara kimiawi berbeda dari minyak sawit, minyak ini memiliki asam lemak serupa, sehingga bisa digunakan dalam berbagai aplikasi industri.

Baca Juga: Terungkap! Pinjaman Online dan Dugaan Kerugian Ratusan Miliar di Anak Usaha Indofarma

Dengan inovasi seperti lemak sintetis dan minyak sawit berbasis mikroba, Gates berharap dunia dapat mengurangi dampak perubahan iklim dan menghindari 'kiamat lingkungan' yang semakin mendekat.

Indonesia, sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, kemungkinan akan menghadapi tekanan lebih besar untuk mencari solusi ramah lingkungan di sektor perkebunan dan industri makanannya.***

Halaman:

Tags

Terkini