"Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah," (HR Bukhari).
- Menahan Amarah dan Perbuatan Tercela
Menahan dan menjaga diri dari segala sesuatu yang membatalkan ataupun mengurangi pahala puasa, seperti bertengkar, berbohong, bergunjing, gosip (ghibah).
- berbuka puasa.
Menyegerakan berbuka ketika azan Magrib berkumandang, dengan membaca doa berbuka puasa:
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
"Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang,".
Dengan memahami tata cara dan keutamaannya, semoga kita dapat menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.***
Artikel Terkait
Keutamaan Tadarus Al Qur’an di Bulan Ramadhan, Pahala Berlipat hingga Syafaat di Akhirat
Keutamaan 10 Hari Pertama Puasa Ramadhan: Waktu Terbaik Meraih Pintu Kebaikan
Kafarat dalam Islam: Pengertian, Jenis, dan Cara Melaksanakannya
50 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna
Puasa Syawal, Ibadah Sunnah Setelah Hari Raya Idul Fitri dengan Pahala Setara Puasa Setahun, Ini Niat dan Tata Caranya