Dengan membawa seguci madu menghadap Rasulullah hadiah dari Nuaiman. Tentu saja Rasulullah sangat senang karena mendapatkan hadiah dari sahabatnya.
Namun Rasulullah terkejut, pada saat si penjual maju menyodorkan tagihan. “Ini madunya Rasulullah. Harganya sekian,” kata pejual madu.
Seketika Rasulullah langsung sadar bahwa dirinya telah dikerjai Nu’aiman. Beliau akhirnya membayar harga madu itu. Beberapa saat setelah kejadian, Rasulullah memanggil Nuaiman. Ia bertanya kepada sahabatnya itu mengapa melakukan hal itu.
“Saya ingin berbuat baik kepada Anda ya Rasulullah. Tetapi saya tidak punya apa-apa,” jawab Nuaiman. Rasulullah pun tersenyum.
Sakit Mata
Pada suatu ketika Rasulullah mengunjungi Nu’aiman yang sedang sakit mata. Rasul melihat ia sedang asyik makan kurma. Baginda kemudian mengajukan pertanyaan kepadanya.
“Bolehkah kamu makan kurma, sedangkan matamu sedang sakit?” Nu’aiman menjawab, ” Saya makan menggunakan mata yang satu lagi”. Mendengar jawapan Nu’aiman ini, Rasul tertawa sehingga kelihatan gigi gerahamnya. ***
Artikel Terkait
Penyakit Hati dalam Perspektif Islam, Kenali Tanda dan Cara Menyembuhkannya
Jodoh dalam Islam, Rahasia Ilahi dan Cerminan Diri
Jodoh dalam Islam, Antara Takdir, Usaha dan Ikhtiar
Kisah Sahabat Rasulullah SAW yang Diperebutkan Para Bidadari
Inilah Keutamaan Bersedekah yang Wajib Diketahui
Segera Lunas, Amalan Doa Untuk Melunasi Hutang