Poin ketiga mencakup perlindungan data dan wallet dengan penggunaan cold wallet untuk mayoritas aset konsumen, serta penerapan enkripsi end-to-end sesuai standar industri.
Baca Juga: PFN Ramaikan Film Animasi Indonesia, Pelangi di Mars Dijadwalkan Tayang 2026
Keempat, penyusunan rencana tanggap insiden (Incident Response Plan) agar pemulihan dapat dilakukan dengan cepat dan koordinasi berjalan efektif.
Semua insiden wajib dilaporkan secara terintegrasi kepada OJK dan para pemangku kepentingan.
“(Terakhir) peningkatan kompetensi teknis melalui pelatihan, sertifikasi profesional seperti CISA, CISSP, CISM, hingga simulasi insiden guna meningkatkan kesiapan operasional,” tutup Hasan.***
Artikel Terkait
Kompor Induksi Mahal vs Murah: Jangan Tertipu Harga, Ini Faktanya!
3 Rekomendasi Bundle Skincare untuk Kulit Berjerawat hingga Sensitif
Tabungan Bank atau Emas, Mana yang Lebih Aman Hadapi Inflasi?
Fenomena Rojali-Rohana Bikin Mall Sepi, Ekonom Soroti Maraknya E-Commerce
PFN Ramaikan Film Animasi Indonesia, Pelangi di Mars Dijadwalkan Tayang 2026