Redaksi88.com – Produksi Film Negara (PFN), perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perfilman, siap memeriahkan persaingan industri film animasi di Indonesia.
PFN saat ini tengah menggarap proyek film animasi berjudul Pelangi di Mars yang disutradarai Upie Guava.
Menggunakan teknologi XR, film ini akan menyajikan kisah interaksi antara robot dan manusia di luar angkasa.
Baca Juga: Viral, LMKN Diduga Tagih Royalti ke Pengusaha Hotel di Mataram karena Kamar Sediakan TV
Dalam Pelangi di Mars, terdapat 5 karakter robot, yakni Sulil, Kimchi, Batik, Petya, dan Yohan, serta 4 karakter manusia yaitu Banyu, Pelangi, Pratiwi, dan Mirna.
Proses persiapan film ini telah dimulai sejak 2022 dan produksi baru berjalan intensif pada 2024.
Mengutip keterangan dari DossguavaXR Studio, butuh dua tahun riset dan satu tahun uji coba untuk menyempurnakan teknologi yang dipakai di film ini.
Baca Juga: Soal Dirut PT Agrinas Pangan Mundur, Bappisus Pastikan Dukungan Danantara Tetap Ada
Berdasarkan bocoran dari PFN, Pelangi di Mars kemungkinan baru akan tayang pada 2026, meski jadwal pastinya belum diumumkan.
Sementara itu, film animasi Indonesia tengah menjadi isu panas di media sosial usai kemunculan Merah Putih: One For All.
Film tersebut disebut menelan biaya Rp6,7 miliar, namun menuai banyak kritik dari warganet terkait kualitas yang disuguhkan.
Baca Juga: Tompi Hengkang dari WAMI, Nilai Jawaban soal Transparansi Royalti Lagu Tak Masuk Akal
Sejumlah publik figur ikut menanggapi film produksi Perfiki Kreasindo itu, yang dijadwalkan rilis di bioskop pada 14 Agustus 2025.
Menanggapi isu bahwa film tersebut mendapat anggaran dari pemerintah, Ketua PFN Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen membantah Merah Putih: One For All merupakan bagian dari proyek film animasi dari BUMN yang ia pimpin.
Artikel Terkait
Bikin Kuku Cantik Nggak Harus Mahal! Ini Pemenang Battle Kuteks Rp10 Ribu!
Kompor Induksi Mahal vs Murah: Jangan Tertipu Harga, Ini Faktanya!
3 Rekomendasi Bundle Skincare untuk Kulit Berjerawat hingga Sensitif
Tabungan Bank atau Emas, Mana yang Lebih Aman Hadapi Inflasi?
Fenomena Rojali-Rohana Bikin Mall Sepi, Ekonom Soroti Maraknya E-Commerce