Redaksi88.com - Publik Tanah Air tengah ramai memperbincangkan peristiwa banjir yang merendam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi pada Selasa, 4 Maret 2025.
Kejadian ini menjadi sorotan setelah video yang beredar di media sosial menunjukkan genangan air masuk hingga ke dalam ruangan rumah sakit, menyebabkan pasien harus dievakuasi.
Direktur RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, mengungkapkan bahwa banjir tersebut berdampak pada kelumpuhan sistem kelistrikan, terutama di gedung E dan F.
Beberapa layanan medis juga terpaksa dihentikan akibat pemadaman listrik, di antaranya layanan MRI, CT Scan, cathlab, dan hemodialisis.
"RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid juga ikut terdampak oleh banjir," kata Kusnanto melalui cuplikan video Instagram RSUD Kota Bekasi @rsudcambekasi, pada Selasa, 4 Maret 2025.
"Ini yang menyebabkan kelumpuhan listrik terutama di gedung E dan F serta merendam instalasi gizi dan laundry," lanjutnya.
Kusnanto mengatakan banjir masuk ke rumah sakit sejak dini sekitar pukul 02.30 WIB, pada Rabu, 5 Maret 2025.
Direktur RSUD itu juga menuturkan, luapan air dari Kali Bekasi masuk ke basement Gedung E sekitar pukul 03.30 WIB.
"Evakuasi pasien-pasien ICU untuk bisa dievakuasi ke gedung A ke ruang ICU yang bisa akses listrik," tutur Kusnanto.
Kemudian, banjir terus meluas ke Gedung F. Kini pihaknya membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pasien.
"Kami juga berkoordinasi dengan Kodim untuk mendirikan dapur darurat untuk kebutuhan makan pasien," tandasnya.***
Artikel Terkait
Banjir Bandang Bogor, Delapan Jembatan Putus, BNPB Targetkan Pemulihan Sebelum Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah
150 Mantan Karyawan Sritex Kembali Bekerja, 8.000 Lainnya Menyusul?
Sejumlah Menteri Rapat di Istana, Pemerintah Upayakan Pekerja Sritex yang Kena PHK Bisa Kembali Bekerja
Unit Tipidter Polres Bengkulu Utara Gelar Monitoring Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga di Pasaran
Mantan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti Kembali Jadi Tersangka Korupsi, Dugaan Penguasaan Lahan Sawit di Musi Rawas