Dari Ketimpangan ke Keadilan! Prabowo Tegaskan Pentingnya Pemimpin Jujur dan Pemerintahan Transparan untuk Masa Depan Negara Islam

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Kamis, 15 Mei 2025 | 12:00 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto dalam konferensi PUIC. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)
Presiden RI Prabowo Subianto dalam konferensi PUIC. (Tim Media Presiden Prabowo Subianto)

REDAKSI88.com — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kepemimpinan yang jujur dan tata kelola pemerintahan yang bersih merupakan fondasi utama bagi negara-negara Islam untuk keluar dari jerat kemiskinan, ketimpangan sosial, serta tantangan global lainnya.

Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/5).

Dalam pidatonya, Prabowo mendorong dunia Islam untuk tidak hanya menjadi penonton, melainkan aktor utama dalam mewujudkan tatanan global yang adil, damai, dan progresif.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Komitmen Abadi Indonesia untuk Palestina dan Serukan Aksi Nyata Negara-negara Islam di Forum PUIC

"Kita menghadapi tantangan di mana tantangan ini merupakan sumber kelemahan, yaitu kemiskinan, kelaparan, korupsi, ketimpangan pendidikan, dan ketidakmampuan mengelola dan menjaga sumber daya kita masing-masing," tegasnya.

Ia menyambut positif tema konferensi PUIC tahun ini, "PUIC Silver Jubilee–Good Governance and Strong Institutions as Pillar of Resilience", yang dinilainya sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Menurut Prabowo, kebangkitan negara-negara Islam harus dimulai dengan penyelesaian masalah internal, terutama melalui penguatan institusi dan kepemimpinan yang berintegritas.

Baca Juga: Pendidikan Karakter ala Dedi Mulyadi Diperkuat: Siswa Jabar Dilarang Bawa HP ke Sekolah

"Tanpa tata kelola yang baik dan kuat, tanpa pemimpin yang jujur, negara tidak akan pernah memiliki daya tahan. Apalagi daya saing," ujarnya.

Prabowo juga mengingatkan kejayaan peradaban Islam masa lalu yang pernah menjadi pelopor di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia mengutip keteladanan pemimpin seperti Umar bin Khattab dan Muhammad Al-Fatih sebagai contoh kepemimpinan yang adil, visioner, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Meutya Hafid Soroti Kebijakan Siswa Nakal Masuk Barak TNI di Jabar: Bisa Jadi Model Nasional

Di kesempatan yang sama, Prabowo kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

Ia mendesak negara-negara Islam untuk tidak hanya berwacana, melainkan mengambil aksi nyata menghentikan penderitaan rakyat Palestina.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X