Prabowo di Konferensi PUIC: Kita Butuh Wadah untuk Bela Kepentingan Umat Islam di Seluruh Penjuru Dunia

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Kamis, 15 Mei 2025 | 16:00 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto dalam Konferensi PUIC di Gedung DPR, Jakarta.  (Instagram.com / @presidenrepublikindonesia)
Presiden RI, Prabowo Subianto dalam Konferensi PUIC di Gedung DPR, Jakarta. (Instagram.com / @presidenrepublikindonesia)

Redaksi88.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan gagasan penting dalam Konferensi ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) atau konferensi parlemen negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 14 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa negara-negara Islam yang tergabung dalam OKI memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor perdamaian di kancah global. 

Baca Juga: Kasus Meme Mahasiswi ITB, Ini Respons Jokowi Mengenai Laporan ke Polisi

Menurutnya, dunia Islam memerlukan sebuah wadah untuk memperjuangkan kepentingan umat secara kolektif.

“Perkumpulan parlemen negara Islam ini lahir dari kesadaran bersama bahwa dunia Islam kita membutuhkan wadah kebersamaan antara lembaga parlemen,” ujar Prabowo.

“Untuk menghadapi tantangan global, dan untuk membela kepentingan umat Islam di manapun, di seluruh penjuru dunia,” sambungnya.

Baca Juga: Jokowi Tanggapi Meme Mahasiswi ITB, Sebut Sudah Kebablasan dan Kebangetan

Ia juga menyoroti peran OKI yang selama ini berkomitmen menjadi jembatan diplomasi antarparlemen guna memperkuat solidaritas serta menyuarakan keadilan dalam skala internasional.

“Sejak dibentuk pada tahun 1999, OKI bertekad menjadi jembatan diplomasi parlementer yang memperkuat solidaritas, menyuarakan keadilan, dan menghadirkan solusi-solusi bagi masalah-masalah yang pelik dalam kehidupan global,” terangnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyinggung kondisi geopolitik dunia yang kini mengalami ketegangan dan polarisasi akibat rivalitas negara-negara besar. 

Baca Juga: Megawati Ungkit Isu Ijazah Palsu Jokowi, Minta Ayah Gibran Pamerkan Dokumen Aslinya dengan Gamblang

Dalam situasi tersebut, ia menilai peran organisasi seperti OKI menjadi semakin krusial.

“Dalam hal ini dan dalam dunia yang kini tengah dilanda polarisasi konflik saingan antara negara-negara besar, keberadaan organisasi ini semakin penting, semakin relevan, dan semakin mendesak,” tukasnya.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Sumber: Pemberitaan Media Siber

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X