Banjir Rob Mengintai! Ancam Pesisir Jakarta hingga 13 Juli, BPBD Sebut Dipicu Pasang Laut dan Bulan Purnama

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Senin, 7 Juli 2025 | 13:30 WIB
Foto Ilustrasi - BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada ancaman banjir rob pada 4 Juli hingga 13 Juli 2025.  (Unsplash / Jonathan Ford)
Foto Ilustrasi - BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada ancaman banjir rob pada 4 Juli hingga 13 Juli 2025. (Unsplash / Jonathan Ford)

Redaksi88.com – Sejumlah wilayah pesisir di Jakarta kembali dihadapkan pada potensi banjir rob yang diperkirakan berlangsung selama periode 4 hingga 13 Juli 2025.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan imbauan resmi kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir pesisir akibat pasang maksimum air laut.

“Waspada banjir pesisir Provinsi DKI Jakarta durasi 04-13 Juli 2025,” tulis BPBD melalui akun resmi Instagram @bpbddkijakarta, dikutip Senin 7 Juli 2025.

Baca Juga: Banjir Jakarta Meluas: 141 RT dan 7 Ruas Jalan Terendam, BPBD Kerahkan Tim

Sejumlah wilayah yang disebut berpotensi terdampak antara lain Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta wilayah pesisir Kepulauan Seribu.

BPBD memaparkan bahwa peringatan ini dikeluarkan karena adanya fenomena alam berupa pasang air laut yang terjadi bersamaan dengan fase Bulan Purnama. 

Kondisi ini diprediksi akan meningkatkan potensi rob di wilayah utara Jakarta, terutama pada sore hingga malam hari.

Baca Juga: Car Free Night Jakarta Dibatalkan, Pramono Anung Ungkap Ada yang Perlu Dikaji Ulang

“Puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 18.00–24.00 WIB,” lanjut BPBD.

Masyarakat pun diimbau untuk memantau secara rutin informasi mengenai kondisi pasang air laut yang tersedia melalui kanal resmi BPBD.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika menemukan kondisi membahayakan atau membutuhkan pertolongan.

Baca Juga: Luapan Sungai Ciliwung Akibatkan 53 RT di Jakarta Terendam Banjir

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD juga tengah memantau kondisi lapangan di berbagai titik rawan rob.

Langkah antisipatif ini dilakukan agar masyarakat tetap aman dan dapat melakukan aktivitas dengan minim risiko, terutama di kawasan yang kerap mengalami rob berulang.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X