REDAKSI88.com – Lebih dari setahun berjalan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi sorotan berbagai pihak.
Selain aspek operasional, program MBG juga kerap mendapat kritik terkait pilihan menu dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Berbagai temuan pada makanan, seperti belatung atau makanan basi, sering viral di media sosial seiring banyaknya keluhan yang diunggah oleh penerima manfaat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Turunkan Biaya Haji 2026 Sebesar Rp2 Juta, Penyelenggara: Sangat Meringankan
Pada momen Ramadan, penggunaan menu kering turut menjadi sorotan karena dinilai tidak sesuai dengan harga per porsi dan memunculkan pertanyaan terkait kandungan gizinya.
Di tengah berbagai sorotan tersebut, viral di platform media sosial Thread unggahan seorang guru yang membagikan cara tegas kepala sekolah di tempatnya mengajar untuk mendorong peningkatan kualitas makanan dari SPPG.
Kepsek Tantang Kepala SPPG Makan MBG
Akun Thread dengan username @nksrr mengungkapkan bahwa kualitas MBG di sekolahnya berangsur membaik setelah pihak sekolah beberapa kali menegur SPPG.
Ia menyebutkan, kepala sekolah memberikan tantangan kepada kepala SPPG yang bertugas untuk menghabiskan satu ompreng makanan MBG sebagai bentuk evaluasi kualitas.
“Menu MBG di sekolahku berangsur meningkat secara kualitas, berkat apa? berkali-kali SPPG tersebut ditegur oleh pihak sekolah kami, yang paling manjur apa? Kepala SPPG-nya diminta datang lalu Kepala Sekolah kami ambilkan 1 ompreng untuk dihidangkan ke yang bersangkutan,” tulisnya dalam unggahan, dikutip pada Jumat, 10 April 2026.
Baca Juga: Peneliti ITS Kembangkan Benwit: Bensin Berbahan Sawit untuk Kemandirian Energi
Makanan tersebut diminta untuk dihabiskan sebelum dibagikan kepada para siswa sebagai penerima manfaat.
“Yang bersangkutan itu diminta untuk menghabiskan saat itu juga, harus habis ditunggu oleh Kepala Sekolah kami di ruang KS! Gokil puas banget, tanpa banyak berkata-kata, hanya butuh sedikit closing statement, idenya brilliant,” lanjutnya.
SPPG Mau Berubah, Kualitas Jadi Lebih Baik
Meski tidak menyebutkan asal sekolah maupun SPPG yang dimaksud, penulis utas menyatakan bahwa kualitas makanan kini terlihat membaik setelah dilakukan teguran berulang.
“Untuk yang minta spill menu, tentu ini melalui berkali-kali ketidaksesuaian kualitas makanan untuk dikonsumsi anak-anak kami ya. Tapi rasanya tidak bijak kalau saya up di sini,” tulisnya lagi.
Artikel Terkait
Kementerian HAM dan ICCN Jajaki Kolaborasi Global Perkuat Hak Dasar di Kota Kreatif
Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang, Pekerja Lokal Optimistis Ekonomi Bangkit
Presiden Prabowo Targetkan Elektrifikasi 100 GW untuk Hapus Impor BBM dalam 3 Tahun
Presiden Prabowo Dorong Lahirnya National Champion Otomotif Indonesia di Kancah Global
Peneliti ITS Kembangkan Benwit: Bensin Berbahan Sawit untuk Kemandirian Energi