Redaksi88.com, Jakarta — Peneliti ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS), Adinova Fauri, menyatakan bahwa fiskal negara diproyeksikan akan tetap terjaga di bawah pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, komposisi tim ekonomi, khususnya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang relatif sama seperti era Presiden Joko Widodo, menjadi faktor utama stabilitas ini.
Adinova menjelaskan dalam sebuah diskusi bertema “Merespons Kabinet Prabowo-Gibran: Implikasi, Risiko, dan Masukan” bahwa penunjukan para menteri ekonomi yang kompeten berdampak positif bagi pasar. "Komposisi tim yang relatif tetap ini membantu menjaga disiplin fiskal di era Prabowo," ungkapnya, Jumat (25/10).
Ia juga menyoroti respons positif pasar sejak Prabowo mulai memanggil calon menteri dan wakil menteri pekan lalu.
Namun, ia mengingatkan Kemenkeu untuk tetap waspada karena respons positif ini mungkin hanya bersifat sementara. "Kemenkeu perlu berhati-hati mengingat respons pasar bisa saja berubah," tambahnya.
Adinova memandang kehadiran figur berpengalaman seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Menteri Suahasil Nazara akan memperkuat kinerja Kemenkeu di pemerintahan baru.
Dengan kualifikasi mumpuni, mereka diprediksi mampu mendukung program pemerintah secara lebih optimal, menjaga kesinambungan stabilitas fiskal, dan menjawab tantangan ekonomi ke depan.***
Artikel Terkait
Pengamat: Pengarahan Prabowo di Rapat Kabinet Perdana Tegas dan Tepat Sasaran
Penasihat Prabowo Menjembatani Urusan Strategis di Berbagai Sektor, Siapa Sajakah Mereka?
Siswa Penerima Makan Bergizi Gratis Titip Surat untuk Prabowo-Gibran, Isinya Doa yang Tulus
Prabowo Tiba Lebih Awal di Lapangan, Pengamat: Pemimpin yang Tunjukkan Keteladanan dalam Kedisiplinan
Prabowo Pimpin Hari Pertama Retreat Kabinet: Disiplin, Kesetiaan, dan Kekuatan Tim Melalui Latihan Baris Berbaris
Prabowo Tegaskan "The Military Way" Bukan Militeristik: Serukan Disiplin dan Kesetiaan pada Bangsa