Prabowo: Anak Indonesia Tidak Boleh Lapar, yang Tidak Setuju Jangan Ikut Pemerintahan Saya

Syamsu Rizal, Redaksi88
- Senin, 28 Oktober 2024 | 23:56 WIB
Prabowo: Anak Indonesia Tidak Boleh Lapar, yang Tidak Setuju Jangan Ikut Pemerintahan Saya.  (Foto/Istimewa)
Prabowo: Anak Indonesia Tidak Boleh Lapar, yang Tidak Setuju Jangan Ikut Pemerintahan Saya. (Foto/Istimewa)

Redaksi88.com– Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa program makan bergizi gratis adalah hal yang sangat penting dan krusial untuk dilaksanakan.

Menurutnya, tidak ada anak-anak di Indonesia yang boleh mengalami kelaparan, karena masa depan bangsa sangat bergantung pada generasi muda yang sehat dan terdidik.

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan yang melimpah, yang seharusnya dapat dinikmati oleh seluruh rakyat, sehingga setiap individu, terutama anak-anak, harus mendapatkan cukup makanan.

"Jadi, jika ada yang tidak mendukung prinsip ini, ya jangan dekat-dekat saya," ujarnya dengan tegas, mengungkapkan sikapnya yang tegas terhadap komitmen pemerintahannya.

Baca Juga: Kabinet Merah Putih Raih Respons Positif Pasar, Prabowo: Niat Saya Cari Orang Tepat di Tempat yang Tepat

Dalam wawancara eksklusif bertajuk "Presiden Prabowo Subianto Bicara bersama Retno Pinasti" pada Senin (28/10), Prabowo menegaskan bahwa siapa pun yang tidak sepaham dengan visi ini sebaiknya tidak terlibat dalam pemerintahan yang dipimpinnya.

"Bagi saya hal ini adalah prinsip," tambahnya, menunjukkan keseriusannya dalam menjalankan program tersebut.

Lebih jauh, Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai perhitungan dan studi untuk memastikan keberhasilan program ini.

Ia memberikan contoh India, yang telah menjalankan program serupa selama lebih dari sepuluh tahun meskipun PDB per kapita mereka lebih rendah daripada Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Dorong Pengawasan Korupsi Lebih Ketat, Tekankan Pentingnya Penegakan Hukum Tegas

"Kita sudah hitung. Negara lain sudah jalankan ini cukup lama. India berani dan sudah melakukan ini," ujarnya.

Prabowo juga menjelaskan dampak positif yang mungkin timbul dari implementasi program makan bergizi gratis, yaitu peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia menyebutkan bahwa jika program ini dilaksanakan dengan baik dan bahan-bahan makanan dibeli dari daerah setempat, maka hal ini akan berdampak positif terhadap perekonomian lokal.

"Para pakar mengatakan, jika kita melaksanakan program ini dan pembelian bahan-bahan berada di daerah, di kabupaten, di kecamatan, di desa-desa, itu akan menimbulkan dampak positif bagi penghasilan masyarakat,” jelas Prabowo, menekankan pentingnya dukungan bagi petani dan produsen lokal.

Halaman:

Editor: Syamsu Rizal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X