REDAKSI88.com, Bengkulu Utara – Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemantau Kinerja Aparatur Negara (DPC LSM GEMPUR) Bengkulu Utara, melaporkan Kepala Desa Pasar Sebelat atas dugaan korupsi.
Laporan tersebut resmi disampaikan kepada Polres Bengkulu Utara pada Senin 25 November 2024, atas dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR).
Baca Juga: Hari-hari Besar dan Peringatan Penting pada 30 November, Sebuah Renungan Sejarah yang Tak Terlupakan
"Ada beberapa materi yang kami sampaikan terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa Pasar Sebelat, termasuk juga pengelolaan CSR kebun desa," ujar Syamsurizal, Sekretaris DPC LSM GEMPUR, Selasa (26/11).
Rizal menjelaskan bahwa langkah melaporkan dugaan ini merupakan bagian dari upaya LSM GEMPUR untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran desa maupun CSR.
Baca Juga: ICC Keluarkan Surat Penangkapan untuk Netanyahu, Dunia Terbelah
"Kami ingin memastikan bahwa anggaran Dana Desa dan CSR benar-benar digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, bukan untuk kepentingan oknum," tegasnya.
Laporan itu kini tengah ditindaklanjuti oleh Polres Bengkulu Utara. Pihak kepolisian telah menerima laporan secara resmi dan dijadwalkan akan memanggil sejumlah pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.
Baca Juga: Prabowo Subianto, Gaza Butuh Perdamaian, Dunia Butuh Stabilitas
"Kami berharap proses ini segera berjalan transparan dan profesional," kata Rizal.
Meski belum menyebutkan nama pihak-pihak yang diduga terlibat, laporan ini menjadi perhatian serius mengingat anggaran Dana Desa dan CSR merupakan instrumen penting dalam membangun ekonomi lokal.
"Penjelasan lebih lanjut itu ranahnya aparat penegak hukum, kami selaku lembaga hanya sebatas menyampaikan laporan karena adanya indikasi oknum yang menyalahgunakan dana tersebut untuk kepentingan pribadi," ujarnya.
Rizal menyoroti, dugaan korupsi yang sangat mencolok adalah pengelolaan dana dari kebun kas desa yang berlangsung dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
"Desa ini dikenal memiliki potensi ekonomi besar, khususnya dari sektor perkebunan, yang menjadi sumber CSR. Seharusnya digunakan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat bukan untuk kepentingan pribadi," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Subianto, Gaza Butuh Perdamaian, Dunia Butuh Stabilitas
Kemakmuran Bergantung pada Pemerintahan yang Bersih, Kata Prabowo
ICC Keluarkan Surat Penangkapan untuk Netanyahu, Dunia Terbelah
Panduan Epik Verval Ijazah di Info GTK untuk Pendaftaran PPPK 2024: Langkah Praktis, Sesuai Aturan, dan Bebas Masalah!
Panduan Lengkap Cara Login Info GTK 2024, Kunci Validasi Data dan Pendaftaran PPPK untuk Para Guru