Prabowo ke Caleg dan Cakada Gagal yang Terpilih: Jangan Menyerah, Jatuh Itu Biasa

Ibrahim Shiddiq, Redaksi88
- Jumat, 13 Desember 2024 | 12:03 WIB
Prabowo dalam acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12). (Foto/Istimewa)
Prabowo dalam acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12). (Foto/Istimewa)

REDAKSI88.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan motivasi kepada para calon legislatif (caleg) dan calon kepala daerah (cakada) yang belum berhasil terpilih dalam Pemilu maupun Pilkada 2024.

 Ia mengingatkan bahwa kekalahan bukan akhir dari perjuangan, melainkan bagian dari proses yang harus dilalui.

"Jadi saudara-saudara, terutama yang kemarin di Pilkada belum terpilih, benar (apa yang disampaikan) Ketum kalian, jangan pernah menyerah," ujar Prabowo dalam acara puncak HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12).

Baca Juga: Dampak AI Terhadap Kehidupan Mahasiswa dan Berbagai Sektor

Prabowo menegaskan, kalah dalam kontestasi politik adalah hal biasa. Ia pun mengungkapkan perjalanan panjangnya menuju kursi Presiden RI yang penuh dengan jatuh bangun.

"Makanya saya perlu waktu lama untuk jadi Presiden RI. Saya menganggap itu sebagai bagian penggembelengan, bagian pendidikan. Sebenernya capek juga (berkontestasi) 20 tahun, 2004, 2009, 2014, 2019, baru tahun 2024. Tapi, mungkin itu yang membuat perjalanan, itulah yang harus saya tempuh," ungkapnya.

Menurutnya, kegagalan adalah pelajaran penting. "Bertarung, jatuh, biasa. Yang tidak biasa, berdiri lagi, bertarung lagi. Ini pelajaran yang saya jalankan," tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Yakin Timnas Indonesia Menang Lawan Laos di Piala AFF 2024

Prabowo juga menyoroti perlunya perbaikan sistem demokrasi di Indonesia, sejalan dengan pernyataan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Ia menilai sistem yang ada saat ini terlalu membebani, baik bagi pemenang maupun yang kalah.

"Saya tertarik pemikiran Ketum Partai Golkar. Menurut saya, kita harus perbaiki sistem kita, dan kita tidak boleh malu untuk mengakui bahwa kemungkinan sistem ini terlalu mahal, betul? Dari wajah yang menang pun saya lihat lesu juga. Yang menang lesu, apalagi yang kalah. Kita harus berani mengoreksi diri," kata Prabowo.***

Editor: Ibrahim Shiddiq

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB
X