nasional

150 Mantan Karyawan Sritex Kembali Bekerja, 8.000 Lainnya Menyusul?

Selasa, 4 Maret 2025 | 13:00 WIB
150 Mantan Karyawan Sritex Kembali Bekerja, 8.000 Lainnya Menyusul?

Redaksi88.com - Sebanyak 150 mantan karyawan PT Sri Rejeki Isman Tbk. (Sritex) kembali dipekerjakan setelah sebelumnya mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). 

Direktur Umum Sritex Group, Supartodi, menjelaskan bahwa mereka dipekerjakan kembali dalam masa transisi menuju pemilik baru, sesuai dengan permintaan kurator untuk menjaga aset perusahaan.

Ia menegaskan bahwa tugas utama para karyawan ini mencakup perawatan, pengamanan, dan kebersihan.

Baca Juga: Banjir Bandang Bogor, Delapan Jembatan Putus, BNPB Targetkan Pemulihan Sebelum Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah

"Mesin harus tetap bersih karena jika tidak dirawat, bisa mengalami kerusakan dan sulit digunakan kembali," jelasnya.

Langkah ini bertujuan untuk menjaga nilai aset perusahaan, termasuk gedung, kendaraan, dan mesin-mesin yang masih tersedia di Sritex.

"Jangan sampai nilai aset menurun. Ketika pemilik baru ingin menggunakannya, mesin harus tetap dalam kondisi baik. Termasuk kendaraan, semua harus tetap terjaga," tambahnya.

Namun, ia belum dapat memastikan berapa lama para karyawan ini akan tetap bekerja.

"Kami belum tahu berapa lama mereka akan bekerja, itu nanti keputusan dari kurator. Kami hanya berkoordinasi," ujarnya.

Baca Juga: Benteng Marlborough, Saksi Bisu Penjajahan Inggris di Bengkulu

Selain 150 karyawan yang telah kembali bekerja, sebanyak 8.000 mantan karyawan Sritex juga berencana dipekerjakan kembali dengan skema yang baru.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan harapan agar seluruh karyawan yang sebelumnya bekerja di PT Sritex, yang terdiri dari empat perusahaan dengan total sekitar 8.000 karyawan, dapat kembali bekerja dengan sistem yang baru.

"Harapan kami dari pemerintah tentunya semua pekerja yang selama ini menjadi karyawan di PT Sritex, kurang lebih ada 4 perusahaan, dengan sekitar 8.000 karyawan, bisa kembali bekerja dengan skema yang baru," kata Prasetyo di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 3 Maret 2025.

Meski begitu, ia belum memberikan rincian mengenai skema baru tersebut, namun menegaskan bahwa PT Sritex akan tetap beroperasi di sektor tekstil.

Halaman:

Tags

Terkini

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat

Sabtu, 18 April 2026 | 13:54 WIB