REDAKSI88.com - Belakangan ini, publik diramaikan dengan isu seputar Letkol Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Pengangkatannya sebagai Seskab menuai pertanyaan karena Teddy adalah prajurit TNI aktif.
Beberapa cuplikan media seolah memojokkan gestur Letkol Teddy, yang ditangkap publik sebagai tindakan protektif dan kurang ramah saat mengawal presiden. Hal ini memicu perdebatan di kalangan masyarakat.
Menanggapi hal ini, Komandan TKN Fanta Arief Rosyid Hasan membela Letkol Teddy. Ia menilai Teddy sebagai sosok muda yang patriotis, berprestasi, dan teruji loyalitasnya kepada negara di bawah presiden.
"Letkol Teddy adalah contoh nyata bagaimana orang muda bisa muncul dan menjadi pemimpin dengan rekam jejak teruji. Amanah yang diembannya adalah tugas berat dan mulia," ungkap Arief. Rabu (19/3/2025)
Sebagai Seskab dan mantan Ajudan Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan, Teddy dinilai berdedikasi tinggi dan siap berkorban, bahkan jika taruhannya adalah nyawa.
Arief, Ketua Umum PB HMI periode 2013–2015, menekankan bahwa sudah saatnya orang muda berada di arena, bukan hanya di bangku penonton.
"Menjaga orang nomor satu di Republik Indonesia bukan tanggung jawab mudah. Letkol Teddy menjalankannya dengan ikhlas dan penuh amanah," jelas Arief.
Lebih lanjut, Arief menyampaikan bahwa banyak orang muda dilibatkan dan diberi amanah dalam kabinet serta lingkaran Presiden Prabowo.
Namun, di tengah banyaknya orang muda yang berprestasi dan berkontribusi, Arief menilai masih ada tantangan besar yang menjadi pekerjaan rumah bersama.
"Bangsa ini belum sepenuhnya ikhlas menerima anak muda yang berkontribusi. Padahal, sejak dulu, orang muda adalah penggerak sejarah," ucap Arief.
Ia mencontohkan Jenderal Soedirman, yang menjadi Panglima TNI di usia 29 tahun dan berjasa besar bagi bangsa.