REDAKSI88.com - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kabinet Merah Putih untuk memperbaiki strategi komunikasi publik guna memastikan kebijakan tersampaikan dengan efektif kepada masyarakat luas.
Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (24/3). Presiden menegaskan bahwa komunikasi yang buruk dapat menyebabkan kesalahpahaman dan memicu opini publik yang tidak sesuai fakta.
"Kita harus membangun narasi yang jelas dan tepat sasaran. Keberhasilan pemerintah harus dikomunikasikan dengan baik agar masyarakat memahami kebijakan yang sedang dijalankan," tegas Prabowo.
Baca Juga: SMSI Bengkulu Utara dan MG Sundawa Group Bangun Rumah untuk Warga Tidak Mampu di Padang Jaya
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menambahkan bahwa banyak pencapaian pemerintah yang perlu disampaikan lebih baik. Salah satunya distribusi pupuk yang berjalan lancar dan diapresiasi petani.
"Pemerintah berkomitmen menyampaikan fakta dan hasil nyata kepada masyarakat, terbuka terhadap kritik, serta memperbaiki sistem komunikasi melalui berbagai platform, termasuk media sosial," jelas Sudaryono.
Sebelumnya, komunikasi publik pemerintahan Prabowo mendapat sorotan. Sejumlah akademisi menilai respons pemerintah terhadap kritik publik masih kurang optimal dalam menyampaikan kebijakan baru secara transparan dan akurat.
Selain itu, sikap yang dinilai kurang terbuka terhadap kritik serta kesiapan menghadapi penolakan masyarakat terhadap beberapa program menjadi perhatian publik yang perlu segera dibenahi.
Dengan arahan dari Presiden, diharapkan komunikasi pemerintah semakin efektif, transparan, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang sedang dijalankan secara menyeluruh. ***