REDAKSI88.com - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata BPI Nusantara (Danantara) dan BUMN.
Pesan ini disampaikannya dalam Town Hall Meeting yang digelar di Jakarta International Convention Center, Senin (28/4).
Prabowo menegaskan bahwa Danantara adalah aset bangsa yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.
Baca Juga: Siap-siap Libur Panjang! Ini Daftar Lengkap Tanggal Merah dan Cuti Bersama Bulan Mei 2025
Ia meminta seluruh jajaran direksi bekerja secara transparan dan meninggalkan praktik-praktik lama yang tidak efisien atau tidak sesuai aturan.
"Saya minta atas nama bangsa dan rakyat, semua direksi berbuat yang terbaik. Tinggalkan praktik-praktik zaman dulu yang kurang efisien atau tidak benar. Itu harus ditinggalkan," tegasnya.
Presiden optimistis bahwa dengan pengelolaan yang profesional, total aset Danantara bisa mencapai 1 triliun dolar AS.
Namun, ia tidak hanya fokus pada pencapaian finansial, melainkan juga menekankan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, akhlak, dan watak para direksi.
"Kalau tidak berprestasi, malas-malasan, melakukan praktik tidak benar, menyalahgunakan kewenangan, atau fasilitas—saya minta diganti!" tegas Prabowo.
Selain itu, ia mendorong agar promosi jabatan diberikan berdasarkan kinerja dan profesionalisme, bukan faktor seperti suku, agama, ras, latar belakang, atau politik.
Baca Juga: Klaim Pemotongan Anggaran Porsi Makan MBG Kalibata, Ini Penjelasan Yayasan MBN
"Ini harus anak-anak Indonesia yang bekerja sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia. Saya kira itu pesan saya," pungkasnya.***